Ketika Yesus Melihat Iman Mereka

Lukas 5:17–20

14,251 views

Pada suatu hari, orang-orang Farisi dan para ahli Taurat, yang datang dari setiap desa di Galilea, Yudea, dan Yerusalem, sedang mendengarkan pengajaran Yesus. Beberapa orang datang membawa seorang lumpuh di atas tikar dan mencoba membawanya ke dalam rumah untuk dibaringkan di hadapan Yesus, tetapi mereka tidak dapat menemukan jalan karena banyak orang.

Mereka menyerah untuk masuk ke dalam rumah melalui pintu dan lalu naik ke atap. Mereka membuka beberapa genteng dan menurunkan orang lumpuh itu bersama tikarnya di hadapan Yesus.

Ketika Yesus melihat iman mereka, Ia berkata kepada orang sakit itu,

“Hai saudara, dosamu sudah diampuni.”

Mereka bisa saja menyerah karena tidak ada jalan. Namun, orang-orang yang membawa orang lumpuh itu berani memanjat atap dengan iman bahwa pasien itu akan sembuh begitu ia bertemu Yesus. Yesus melakukan mukjizat itu karena Ia melihat iman bukan dari pasien itu, melainkan dari orang-orang yang membawanya. Dia tergerak oleh semangat mereka untuk menyembuhkan orang sakit bahkan dengan membongkar atap rumah.

Hati yang ingin menyelamatkan seseorang. Nama dari hati itu adalah “kasih”.

Kasih adalah kekuatan terbesar yang menggerakkan Tuhan dan mendatangkan mukjizat.