WATV.org is provided in English. Would you like to change to English?

Alkitab menubuatkan bahwa Yesus akan datang lagi dalam awan atau dengan api ketika Dia datang ke bumi ini. Apakah itu berarti bahwa Dia akan datang dalam awan dan menghakimi dunia dengan api?

1876 Jumlah tampilan

Kebanyakan orang Kristen berpikir bahwa hari Penghakiman Terakhir adalah hari ketika Yesus, yang datang sebagai Juruselamat 2.000 tahun yang lalu, datang lagi ke dunia ini.

Pada umumnya mereka berpikir adegan di mana Yesus datang di atas awan nyata di langit dan langsung melakukan penghakiman dengan api dan orang-orang yang diselamatkan masuk ke dalam kerajaan sorga. Namun, Alkitab tidak mengajarkan seperti itu.

Yesus yang datang dalam awan dan Dia yang datang dalam api

Kedatangan Yesus di atas awan-awan berbeda dengan kedatangan Yesus dengan api. Jadi, waktu dan tujuan kedatangan-Nya yang pertama juga berbeda dengan kedatangan-Nya yang kedua kali.

“Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.” Mat 24:30-31

“Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.” Luk 21:27-28

Ketika Yesus datang di dalam awan-awan bukanlah hari untuk orang jahat dihakimi dan umat Tuhan langsung memasuki kerajaan sorga. Yesus akan datang dalam awan sebelum menghakimi orang jahat. Tujuan kedatangan Yesus dengan awan-awan bukanlah untuk menghakimi dan membinasakan dunia. Akan tetapi seperti yang dikatakan Yesus kepada kita untuk mengumpulkan orang-orang yang akan diselamatkan karena kerajaan sorga sudah dekat, tujuan kedatangan-Nya dalam awan-awan adalah untuk memberikan kesempatan kepada orang-orang pilihan-Nya untuk diselamatkan. Setelah ini, Dia akan datang dengan nyala api sebagai Hakim dan melaksanakan penghakiman-Nya.

Sebab sesungguhnya, TUHAN akan datang dengan api, dan kereta-kereta-Nya akan seperti puting beliung, untuk melampiaskan murka-Nya dengan kepanasan dan hardik-Nya dengan nyala api. Sebab TUHAN akan menghukum segala yang hidup dengan api dan dengan pedang-Nya dan banyak orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN akan banyak jumlahnya. Yes 66:15-16

… dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak menaati Injil Yesus, Tuhan kita. Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya, apabila Ia datang pada hari itu… 2 Tes 1:7-10

Alasan Yesus datang di dalam awan sebelum Penghakiman Terakhir

Jika Yesus datang sebagai Hakim, tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat diselamatkan.

“Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membernarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” Luk 18:8

“Adakah Ia mendapati iman di bumi?” Dengan mengatakan ini, Yesus bermaksud bahwa Dia tidak mendapati siapa pun yang memiliki iman ketika Dia datang lagi. Itu karena tidak ada seorang pun yang memiliki iman yang benar yang cukup layak untuk diselamatkan meskipun ada banyak orang yang mengaku percaya kepada Yesus.

Iman adalah syarat yang mutlak untuk keselamatan kita. Jika Tuhan segera melaksanakan penghakiman-Nya atas dunia di mana tidak ada iman, siapakah yang dapat diselamatkan di bumi?

Dua ribu tahun yang lalu, Yesus mendirikan kebenaran perjanjian baru, dan setelah kenaikan-Nya, iblis menaburkan benih lalang [pelanggaran hukum] di antara gandum. Di dunia yang penuh dengan lalang ini, tidak seorang pun yang dapat menyadari kebenaran atau memiliki iman yang cukup layak untuk diselamatkan (Mat 13:24-43; Dan 7:25). Jadi, untuk mengembalikan kebenaran perjanjian baru yang telah dihapuskan selama Zaman Kegelapan dan untuk mengumpulkan umat Tuhan agar mereka dapat memiliki iman yang benar untuk dapat menerima keselamatan, Yesus harus datang lagi sebagai Juruselamat sebelum Dia datang sebagai Hakim.

Yesus datang lagi sebagai manusia

Yesus dinubuatkan akan datang dengan awan-awan. Di sini awan melambangkan tubuh manusia. Di dalam Alkitab, orang-orang yang hidup di dunia ini disamakan dengan air, dan manusia yang terdiri dari orang-orang dari berbagai latar belakang disamakan dengan laut (Why 17:15). Terutama, awan yang terbentuk dari uap air yang berubah wujud menunjukkan kepada mereka yang dilahirkan kembali oleh Roh Kudus, di antara semua orang yang mempunyai tubuh.

Awan memberi air kepada setiap makhluk hidup di bumi; air diperlukan untuk kelangsungan hidup semua makhluk hidup. Nubuat bahwa Yesus akan datang dengan awan-awan berarti bahwa Dia akan datang dalam tubuh manusia, yang dilambangkan sebagai awan, dan akan memberikan hujan [air kehidupan] kepada umat pilihan-Nya (Why 22:17). Melalui nubuat tentang Yesus yang datang 2.000 tahun yang lalu, kita dapat menegaskan fakta bahwa awan yang Yesus datang melambangkan tubuh manusia.

“Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan, kemuliaan dan keuasaan [kerajaan, TL] sebagai raja, maka orang-orang dari segala, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.” Dan 7:13-14

Yesus datang ke bumi ini dalam tubuh dan memberitahukan kebenaran hidup. Dia menggenapi semua nubuat tentang Anak Manusia yang dijelaskan di dalam kitab Daniel dengan datang sebagai manusia dan menerima kekuasaan, kemuliaan dan kekuasaan [kerajaan] sebagai raja, yang hanya dimiliki oleh Tuhan (Mat 28:18; Yoh 17:10; Luk 22:29).

Alasan utama mengapa orang Yahudi tidak menerima Yesus yang datang sesuai dengan nubuat Alkitab yaitu, karena Yesus Kristus jauh berbeda dari Mesias yang mereka bayangkan sendiri; mereka berharap bahwa kerajaan Tuhan yang megah akan segera didirikan di depan mata mereka ketika Kristus datang. Namun, Yesus datang sebagai orang yang rendah seperti salah satu dari mereka dan mengajarkan mereka tentang kerajaan Tuhan yang tidak kelihatan dan keselamatan rohani.

Rasa pengkhianatan yang mereka ciptakan sendiri membuat mereka menolak dan membenci Yesus bahkan melakukan dosa untuk menyalibkan Yesus tanpa ragu.

Saat ini, orang Kristen memiliki pikiran yang sama dengan kedatangan Yesus yang kedua kali seperti yang dimiliki oleh orang-orang Yahudi. Sama seperti Alkitab menubuatkan bahwa Yesus akan datang dengan awan-awan pada kedatangan-Nya yang kedua kali, Dia datang lagi dalam tubuh sebelum Penghakiman Terakhir untuk memberikan kita air kehidupan. Namun, banyak orang memandang Yesus hanya dari segi jasmani-Nya saja, dan mereka masih melihat awan nyata di langit, memalingkan wajah mereka dari Yesus meskipun Dia sudah datang dalam tubuh.

Kedatangan Yesus di Sion pada kedatangan-Nya yang kedua kali

Ketika Kristus datang dengan api, tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan untuk diselamatkan, karena keselamatan sudah ditentukan. Jadi, ketika Yesus datang dalam tubuh untuk kedua kalinya dan mengumpulkan umat pilihan-Nya, kita harus menerima Dia dan mempelajari kebenaran keselamatan yang diajarkan oleh Kristus kepada kita.

Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajari kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem.” Mi 4:1-2

Gunung rumah TUHAN tempat orang-orang berduyun-duyun pada hari-hari terakhir menunjukkan Sion tempat bait suci Tuhan didirikan. Sion adalah Gereja yang merayakan hari-hari raya Tuhan (Yes 33:20). Sebelum Penghakiman Terakhir, Yesus akan datang lagi ke Sion dengan tubuh untuk memimpin umat-Nya ke jalan kebenaran. Hanya mereka yang dipimpin oleh-Nya yang dapat memiliki iman yang cukup untuk diselamatkan ketika Tuhan datang dari sorga dalam nyala api sebagai Hakim pada akhir zaman.

Jadi adalah salah untuk berpikir bahwa dunia akan segera dihakimi ketika Yesus datang kedua kali. Kita ingin semua orang datang kepada keselamatan dengan menyadari ajaran Alkitab yang menunjukkan bahwa kedatangan Yesus yang kedua kali berbeda dengan kedatangan-Nya pada Penghakiman Terakhir dan menerima Yesus yang telah datang lagi ke Sion dengan tubuh pada hari-hari terakhir.