Adaptasi yang Luar Biasa

6,255 views

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat [NASA] melakukan sejumlah program pelatihan bagi astronot yang akan melakukan penelitian dan misi di ruang angkasa untuk beradaptasi dengan lingkungan yang ekstrim. Sebagai bagian dari program tersebut, mereka melakukan sebuah percobaan untuk melihat bagaimana manusia di perubahan ruang di gravitasi nol.

Astronot yang berpartisipasi dalam percobaan tersebut tinggal, menggunakan kacamata khusus yang memperlihatkan semuanya berbalik 180 derajat. Para peserta menjadi sangat gugup dan stress mereka meningkat. Sekitar sebulan setelah itu, namun, sesuatu yang mengagumkan terjadi kepada para peserta. Dunia tidak lagi tampak terbalik, tapi mulai terlihat tegak. Para peneliti menemukan bahwa itu dikarenakan otak merestrukturisasi sirkuit saraf. Tidak peduli betapa sulitnya beradaptasi, paparan lingkungan secara terus-menerus akan membantu otak anda menemukan cara untuk terbiasa dengan itu.

Ketika terlempar ke lingkungan yang asing, semua orang mengalami kesusahan dan masa-masa sulit. Tetapi ketidaksadaran kita memiliki kekuatan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang keras. Keutamaan bertahan, menunggu perubahan daripada menyerah dengan mudah, tidak hanya diperuntukkan bagi astronot yang berjalan di luar angkasa.