WATV.org is provided in English. Would you like to change to English?

Mengapa tidak ada salib di Gereja Tuhan?

883 Jumlah tampilan
Saya berbincang-bincang dengan teman saya hari ini, tetapi saya tidak dapat menjelaskan kepadanya dengan baik. Jadi saya merasa sedih.
Tentang apakah itu?
Dia pergi ke gereja, jadi saya berkata kepadanya bahwa penyembahan salib adalah penyembahan berhala. Lalu dia bertanya kepada saya bagaimana salib dapat menjadi berhala ketika itu hanyalah sebuah simbol gereja. Saya ingin memberitahukannya dengan rinci tetapi saya tidak dapat mengingat satu pun penjelasannya. Dapatkah Anda menjelaskannya lagi mengapa salib merupakan sebuah berhala?
Tentu saja. Bagaimana kalau kita baca Kesepuluh Firman terlebih dahulu?

“Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya…” Keluaran 20:4–5

Apakah Tuhan berkata bahwa tidak masalah untuk membuat berhala dalam suatu bentuk jika Anda tidak menyembah atau beribadah kepadanya?
Tidak. Tuhan mengatakan untuk tidak membuatnya.
Tuhan tidak ingin kita membuat sesuatu yang menyerupai-Nya. Salib bukanlah pengecualian. Hal ini melanggar firman, “Jangan membuat atau menyembahnya.”
Oh, itu mengingatkan saya pada sesuatu. Kapan pun teman saya berdoa, dia selalu sedikit menundukkan kepalanya di depan salib yang terletak di mejanya.
Bahkan meskipun mereka berkata salib hanyalah sebuah simbol, mereka bersandar padanya dan menambahkan makna khusus kepadanya. Tuhan mengetahui hal itu dan itulah mengapa Tuhan menyuruh orang-orang untuk tidak membuat sesuatu sejak semula. Tuhan berkali-kali sangat melarang tindakan seperti itu.

“Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.” Imamat 26:1

Di sini juga Tuhan memerintahkan kita untuk tidak membuat dan menyembah berhala, bukan? Tindakan seperti itu bukanlah untuk Tuhan tetapi hanya untuk kepuasan mereka.
Apakah patung atau tugu berhala atau batu berukir juga termasuk?
Ketika Anda melihat terjemahan lain, sebagai contoh Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini, tertulis dengan lebih jelas, “Janganlah membuat berhala atau mendirikan patung atau tiang batu yang berukir untuk disembah. Akulah TUHAN Allahmu.” Jadi segala bentuk yang dibuat dengan kayu atau batu atau bahan apa pun untuk disembah termasuk sebagai berhala.
Lalu, salib juga dibentuk dari bahan seperti kayu atau besi.
Masih ada lagi. Membuat suatu bentuk dan menambahkan makna religius kepadanya merupakan kebiasaan pagan, bukan Kristen.

“Beginilah firman TUHAN: ‘Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa … Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun tidak dapat.’ ” Yeremia 10:2–5

Benda-benda yang dibuat oleh tangan manusia seperti orang-orangan di kebun mentimun yang tidak dapat berbuat apa pun, tidak peduli seberapa masuk akalnya itu. Namun, sangat banyak orang memakai salib atau meletakkannya di mobil mereka seperti jimat dan berpikir, “Salib akan melindungi saya dari bahaya.”
Apakah Anda berkata membuat benda yang menyerupai sesuatu adalah kebiasaan pagan? Lalu, apakah tidak ada salib di gereja awal yang didirikan oleh Yesus?
Tentu saja tidak! Pandangan gereja awal atas salib sepenuhnya berbeda. Pada saat itu, mereka menganggap salib sebagai benda yang mengerikan, apalagi sebagai simbol gereja.

“Orang Kristen menggunakan salib sebagai lambang dari gereja Kristen secara resmi sejak zaman Konstantinus. Jika orang gereja awal mendengar kata ‘salib’, mereka akan gemetar, sehingga tidak mungkin untuk mengindahkan salib secara kesentimentalan.” Baker’s Dictionary of Theology, hal.152

Maksud Anda, orang-orang seperti Petrus dan Paulus sama sekali tidak menyukai salib, bukan? Kalau begitu, saya rasa kita harus memiliki sikap yang sama.
Anda benar. Pandangan yang dianggap mengerikan itu sekarang ini diperindah menjadi simbol Kristiani dan bahkan dianggap sebagai sesuatu yang kudus. Ketika kita berpikir tentang hal ini, sebenarnya hal ini adalah sesuatu yang harus kita ratapi.
Apakah yang akan terjadi kepada orang-orang yang pergi ke gereja tetapi tidak memedulikan firman-firman dalam Alkitab dan terus menyembah berhala seperti salib?
Tuhan telah memperingatkan hasil dari penyembahan berhala.

“Terkutuklah orang yang membuat patung pahatan atau patung tuangan, suatu kekejian bagi TUHAN, buatan tangan seorang tukang, dan yang mendirikannya dengan tersembunyi. Dan seluruh bangsa itu haruslah menjawab: Amin!” Ulangan 27:15

Dapatkah mereka mengharapkan berkat sambil melakukan sesuatu yang keji bagi Tuhan? Jika mereka sungguh mengasihi Tuhan, mereka tidak boleh melakukan segala sesuatu yang dilarang oleh Tuhan.
Saya dapat dengan jelas memahami pengajaran Tuhan. Saya akan memberitahukan hal ini kepada teman saya besok!
Saya senang hal ini dapat membantu. Saya harap Anda dapat menjelaskannya dengan baik kepadanya!