Nenek Moyang Iman yang Menang dalam Mengatasi Pencobaan Iblis

Setan telah mencobai anak-anak Tuhan dengan segala jenis rencana jahat sejak penciptaan dunia. Kita harus mengatasi semua pencobaan Setan untuk dapat memasuki Kerajaan Sorga yang kekal. Ada banyak catatan di dalam Alkitab tentang nenek moyang iman kita yang diberkati setelah mengatasi pencobaan Iblis. Melalui teladan mereka, marilah kita mempelajari sikap iman yang harus kita miliki untuk dapat mengatasi pencobaan. 1. Yesus Setelah berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam, Yesus dicobai oleh Setan. Demikian juga, kita akan dicobai oleh Setan karena kita percaya dan mengikuti Yesus. Pertama, Dia dicobai dengan makanan, karena itu adalah titik terlemah manusia. Yesus mengatasi pencobaan pertama dengan firman Tuhan, “Manusia hidup bukan hanya dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut…

Menang dari Pencobaan Setan

Setan mencoba melemahkan iman kita untuk membinasakan jiwa kita dan mencobai kita melalui hal-hal duniawi seperti harta, kehormatan, perselisihan, kebencian, kekuasaan, kekayaan, keinginan, kecemburuan, iri hati, kesombongan, dan sebagainya, supaya menghalangi kita untuk memasuki Kerajaan Sorga. Jadi kita harus mengatasi semua godaan dari Setan. 1. Bagaimana Iblis mencobai kita? Dengan harta ketika kita membutuhkan Meragukan berkat Tuhan Menginginkan kekayaan dan kemuliaan dunia ini Penyembahan berhala Rintangan melalui orang-orang di sekitar kita Bertambahnya harta dan kekayaan Meragukan kebenaran dengan kebohongan Menghalangi jalan kita kepada Tuhan melalui penganiayaan Mencegah persatuan dengan memecah belah untuk membuat anggota Gereja saling membenci 2. Bagaimana kita dapat mengatasi pencobaan dari Iblis? Berdoa terus menerus (Mat 26:41) Berdiri teguh di dalam iman (Ef 6:16); iman adalah senjata…

Mengapa Kita Harus Berusaha untuk Berkumpul di Sion?

Layaknya orang tua yang berbahagia saat melihat anak-anaknya berkumpul, Tuhan senang dan memberkati umat-Nya saat mereka berkumpul. “Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”Mat 18:19-20 “Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka,” tidaklah bermaksud untuk mengecilkan hati kita dari berdoa secara individu, melainkan menyemangati kita untuk berusaha berkumpul. Para rasul juga menyarankan orang-orang kudus agar sering berkumpul. “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita…