Iman dan Kehidupan

Kesadaran

Kami berbagi kesadaran besar maupun kecil yang kami rasakan dalam kehidupan sehari-hari, berjalan bersama Tuhan.

Vitamin Rohani

Kejadian ini terjadi saat saya sedang dalam misi penginjilan di Spanyol. Seorang jibsanim datang dari Korea untuk memberitakan Injil selama sebulan. Saya khawatir dia tidak terbiasa dengan keadaan yang asing karena dia tidak pandai berbahasa Spanyol. Namun, tidak seperti yang saya duga, dia memberitakan firman Tuhan sampai larut malam, selalu tersenyum dan tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Saya bertanya-tanya bagaimana jibsanim itu bisa begitu bersemangat untuk memberitakan Injil tanpa kenal lelah, dan saya menanyakan caranya. Kemudian dia membuka Alkitab dan menunjukkan saya ayat ini. Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Yes 40:31 Dia berkata bahwa dia tidak menjadi…

Kim Jin-hui dari Seongnam, Korea

Kenangan Bersama Ibu

Musim dingin lalu, ibu saya datang menemui saya di AS. Saya bertemu dengannya setelah tujuh tahun kemudian. Saya sangat senang melakukan semua bersamanya dari pagi hingga malam. Tiga bulan telah berlalu dengan begitu cepat dan tibalah hari perpisahan kami. Saya merasa ingin menangis di bandara, dan saya hanya melambaikan tangan padanya. Ketika saya kembali ke rumah dan melihat kamar yang kosong tanpa dia, saya menangis. Saya mengingat dia memberi saya air hangat, tomat, pisang, dan telur setiap pagi, dan kami berjalan bersama di sekitar lingkungan untuk berolahraga di malam hari. “Lihatlah tunas-tunas di pohon yang tampaknya seperti masih mati.” “Pembangunan rumah itu hampir selesai.” Bahkan sekarang, saat saya berjalan-jalan, saya bergumam, seolah-olah berbicara dengan ibuku sambil berjalan di sampingnya. Saya…

Lee So-yeong dari Hwaseong, Korea

Hadiah Kejutan

Di tempat kerja saya, saya bekerja untuk anak-anak, jadi saya tertarik pada anak-anak. Suatu hari, saya melihat seorang anak yang selalu mengurai rambutnya. Saya ingin dia terlihat cantik, jadi saya mengikat rambutnya ke belakang. Setelah kelas selesai, ibunya datang dan berulang kali mengucapkan terima kasih kepada saya. Saya pikir itu bukan masalah besar karena saya biasa mengikat rambut anak-anak ke belakang, namun melihat ibunya sangat senang dengan bantuan saya, saya merasa seolah-olah saya menerima hadiah kejutan. Saya teringat sebuah ayat Alkitab yang saya baca sebelumnya. “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya.” Mrk 9:41 Ada tertulis bahwa barangsiapa memberikan secangkir air kepada pengikut Kristus, ia tidak…

Sim Hyeon-ji dari Guri, Korea

Anak Laki-laki yang Mirip Ayah

“Putramu sangat mirip denganmu.” Ketika ayah saya mendengar seseorang mengatakan itu, dia tersenyum lebar. Kadang-kadang saya bertanya-tanya apakah dia tersenyum begitu lebar merupakan suatu hal yang menggembirakan baginya. Faktanya, ketika saya masih kecil, saya berkali-kali mendengar bahwa saya adalah gambaran ibu saya, dan saya hanya berpikir bahwa saya mirip dengannya. Lalu suatu hari, seseorang berkata kepada ayahku bahwa saya mirip dengannya. Dia membual tentang hal itu kepada ibuku begitu dia pulang. Sejak itu, saya mulai lebih sering mendengar bahwa saya mirip ayahku, dan saya sering ditanya, “Kamu mirip dia. Apakah dia ayahmu?” Ayah saya senang karena saya mirip dengan kepribadiannya dan memiliki selera makanan yang sama dengannya. Dia berkata, “Kenapa kamu mirip denganku meski dalam kebiasaan buruk?” Mengatakan itu, dia…

Kim Seung-hyeok dari Madrid, Spanyol

Apa yang harus Dilakukan

“Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.” 1 Kor 9:16-17 Saya datang ke gereja ketika saya masih kecil, mengikuti orang tuaku, dan mulai mempelajari firman Tuhan ketika saya menjadi siswa sekolah menengah. Firman dalam Alkitab seperti perumpamaan tentang pohon ara dan nubuat Daniel dan Wahyu sangat mengejutkan dan menarik. Saya memberitakankan kepada teman-teman saya firman yang saya pelajari. Dan saya membawa buah satu demi satu. Dan saudara-saudara itu mengatakan kepada saya: “Saudara, kamu memiliki iman…

Lee Jae-wuk, dari Sacheon, Korea

Bertanya pada Diri Sendiri

Istri saya yang memainkan iringan piano saat beribadah. Suatu hari, dia berkata dia khawatir karena lagu paduan suara kali ini terlalu sulit. Lalu saya berkata kepadanya, “Cobalah seratus kali, dan jika kamu masih tidak bisa, maka kamu tidak dapat memainkannya.” Setelah dia mendengarku mengatakan itu, dia berlatih lebih dari seratus kali, dan dia mampu memainkan piano selaras dengan suara indah paduan suara untuk mempersembahkan lagu pujian yang penuh berkat kepada Tuhan dalam ibadah. Senang sekali dia tidak menyerah atau berkata, dengan alasan bahwa itu sulit. Mulai sekarang, setiap kali saya menghadapi masalah atau situasi sulit, saya pun akan bertanya pada diri sendiri, “Apakah aku sudah mencoba lebih dari seratus kali? Apakah aku sudah melakukan yang terbaik?”

Jeong Jae-Pil dari Anyang, Korea

Melalui Waktu Pemurnian

Berlian adalah sebuah mineral yang terbuat dari karbon yang telah menahan tekanan dan suhu yang tinggi pada kedalaman bumi untuk waktu yang lama. Namun berlian yang kasar itu sendiri sama sekali tidak terlihat seperti sebuah permata. Selain itu, tidak semua berlian dianggap berharga. Beberapa di antaranya dibentuk kembali secara indah melalui tangan ahli perhiasan untuk menarik perhatian dunia, sementara yang lainnya digunakan untuk keperluan industri. Nilainya berbeda, tergantung pada proses seperti apa yang dilaluinya. “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.” Ayb 23:10 Tuhan mengumpamakan proses pemurnian iman pada proses memperoleh emas. Emas murni merupakan emas 99,9 persen, bebas dari logam lainnya. Emas, yang hampir bebas dari ketidakmurnian, sangat berharga tetapi membutuhkan sebuah…

Yu Min-jeong dari Busan, Korea

Alasan Kita Perlu Mempraktikkan Firman Tuhan

Jika kamu melihat catatan-catatan dari pekerjaan Yesus, kamu dapat melihat Yesus menyembuhkan orang sakit yang menderita dari penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Mengapa pekerjaan-pekerjaan itu sering dicatat di dalam Alkitab? Faktanya, itu adalah gambaran dan bayangan, dan merupakan sebuah pelajaran bagi kita. Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.” Mat 9:12 Yesus datang ke bumi sebagai dokter rohani. Seperti ketika kita pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis dari seorang dokter ketika kita sakit, kita perlu pergi kepada Tuhan jika kita ingin jiwa kita disembuhkan dari penyakit mematikan yang disebabkan oleh dosa-dosa kita. Dua ribu tahun yang lalu, para pemungut cukai dan orang-orang berdosa yang bersama Yesus dianggap hina oleh orang-orang, tetapi mereka…

Fujikawa Moto dari Kyoto, Jepang

Sion yang Penuh Kasih

Pada suatu hari Sabat, seorang jibsanim duduk di luar, menyisakan tempat duduk yang kosong untuk satu orang dapat duduk di tempat duduk itu. Ketika seorang saudari melihatnya, dia meminta jibsanim untuk mengisi tempat duduk yang kosong itu terlebih dahulu. Kemudian jibsanim berkata sambil tersenyum, “Saya mempersiapkan tempat ini untuk seorang saudari, karena dia akan segera datang.” Melalui perbuatannya itu walaupun kecil, saya bisa merasakan rasa kasihnya pada saudari saya dan itu membawa kehangatan di hati saya. Sion selalu terasa hangat karena penuh kasih sayang dari saudara-saudari yang mirip dengan Bapa dan Ibu Sorgawi.

Kim Hyeon-im dari Suncheon, Korea

Kebahagiaan Ibu

Dalam perjalanan pulang, Saya naik bus. Bus dipenuhi dengan pelajar setelah pulang sekolah, pekerja kantoran setelah pulang kerja, dan para lansia yang pulang ke rumah setelah berbelanja. Lalu saya melihat seorang anak sedang makan roti panggang sambil duduk di antara mereka. Ibunya memegang pegangan sambil berdiri di sampingnya dengan semua barang di kedua tangannya. Walaupun tangannya penuh, dia tersenyum bahagia melihat anaknya makan roti panggang dengan nikmat. Pemandangan itu masih jelas ada di benak saya seolah-olah terekam kamera, karena Ibu Sorgawi ada di benak saya. Ibu Sorgawi selalu menjaga kita dengan baik dan memandang kita dengan penuh kasih walaupun memikul beban dosa kita. Saya sangat kekanak-kanakan sehingga saya bahkan tidak menyadari bahwa saya memberikan beban yang begitu berat kepada Ibu.…

Ko Ji-hye, Namyangju, Korea

Apa yang Terpenting bagi Ibuku

Ketika saya pulang ke rumah setelah bertemu teman saya pada hari minggu sore, ibu saya memiliki beberapa lapis perban dijari kelingkingnya. "Mama, ada apa dengan tangan mama?" "Aku mendapat luka kecil ketika melakukan sesuatu." Namun, ketika melihat sekilas, itu bukanlah luka kecil sehingga saya memintanya untuk pergi ke dokter secepatnya. Namun dia berkata bahwa itu bukanlah hal yang serius dan dia akan pergi besok. Dia berkata begitu seolah-olah tidak ada yang benar-benar terjadi, jadi saya berpikir dia baik-baik saja, namun bukan hanya itu masalahnya. Keesokan harinya ketika saya pulang ke rumah setelah bekerja, kondisinya sangat buruk. Bukan hanya jarinya, seluruh tangannya dibungkus perban. Ketika dia pergi ke dokter, dia ditegur karena lukanya parah dan dia datang terlambat. Dokter mengatakan bahwa…

Lee Sun-mi, Seoul, Korea

Ucapkanlah, “Saya Meminta Maaf,” Sebelum Matahari Terbenam

Ketika musim dingin berlalu dan musim semi akan dimulai, lockdown diberlakukan di setiap kota di Inggris. Ini adalah tindakan yang diambil untuk mencegah penyebaran virus karena jumlah kasus yang terkonfirmasi dan kasus kematian meningkat setiap harinya akibat pandemi global COVID-19. Karena saya mulai bekerja dari rumah, saya dapat memiliki lebih banyak waktu untuk bersama keluarga saya. Hal ini sungguh baik pada awalnya. Namun, seiring waktu berlalu, saya mulai lebih sering berselisih dengan suami saya. Karena kami telah merasa lebih nyaman dengan satu sama lain, kami kurang hati-hati berbicara, yang akhirnya menyakiti perasaan satu sama lain. Suatu hari, kami sedikit mengeraskan suara kami selama bertengkar hanya karena suatu yang sepele. Sementara berusaha untuk mengabaikan suasana hati yang tidak nyaman di dalam…

Kim Du-ri dari Manchester, Inggris

Demi Mahkota Abadi

Ketika kita berada di dalam Tuhan, kita merasa senang dan bergembira atas berkat keselamatan dan janji akan Kerajaan Sorga. Namun, terdapat banyak hal bagi kita yang memerlukan kesabaran dan keteguhan sebagai anak Tuhan. Sebelum menikah, tidaklah mudah pergi ke Gereja, meninggalkan gemerlapnya kehidupan kota seusai bekerja pada hari kerja. Walaupun begitu, kapan pun saya menyingkirkan godaan dan belajar firman Tuhan di Gereja, atau berfokus pada pekerjaan rohani bersama dengan pemuda pemudi dalam kelompok umur yang sama, saya bersyukur kepada Tuhan karena memberikan saya penguasaan diri dan menggerakkan langkah saya menuju Sion. Setelah menikah, terdapat lebih banyak hal yang memerlukan penguasaan diri daripada ketika saya masih lajang, meskipun jenisnya berbeda-beda. Kapan pun saya berhadapan dengan kesulitan, saya menyemangati diri sendiri, sambil…

Kang Gyeong-mi dari Changwon, Korea

Tuhan Menanggung Beban Kita Setiap Hari

Kapan pun saya menghadapi masa-masa yang sulit, meskipun jarang, saya jatuh ke dalam perasaan malu dan merasa terbebani—‘Mengapa hanya saya yang kelelahan dan menderita?’ Namun, ada sosok yang lebih terbebani daripada saya. “Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. Sela” Mzm 68:20 Tuhan tahu betapa kesepian dan melelahkan bagi kita untuk melewati padang gurun keimanan. Itulah sebabnya Tuhan menanggung beban kita setiap hari. Itu semua berkat Bapa dan Ibu Sorgawi yang menanggung beban kita dan menuntun kita ke keselamatan, sehingga kita dapat memiliki sedikit lebih banyak istirahat dan kekuatan untuk maju menuju sorga.

Daejeon, Korea, Kim Mi-jeong

Ketika Setiap Bagian Tidak Bersatu

“Itu penyusup! Serang!” “Jangan, tunggu dulu! Saya bukan penyusup. Kita adalah keluarga!” “Pembohong! Serang! Serang!” Inilah yang terjadi di dalam tubuh seorang penderita Tiroiditis Hashimoto. Tiroiditis Hashimoto adalah penyakit autoimun; suatu kelainan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tiroid karena tiroid dianggap sebagai jaringan asing dalam tubuh. Tiroid terletak di bagian depan leher kita. Bentuknya menyerupai kupu-kupu. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme dan energi. Rendahnya hormon tiroid atau kelenjar tiroid yang tidak berfungsi dapat menyebabkan hipotiroidisme, suatu kondisi di mana tiroid tidak cukup menghasilkan hormon yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal itu dapat menyebabkan beberapa gejala seperti lelah, depresi, bertambahnya berat badan, rambut rontok, sendi kaku dan nyeri otot. Jika tiroid tidak dapat berfungsi, diserang terus menerus, hal…

Manhattan, NY, AS., Viana Lynnette Vazquez

Jika Hanya Bisa Melihat Dunia Selama Tiga Hari

Helen Keller adalah orang yang tidak dapat mendengar, melihat, maupun berbicara. Namun, dengan bantuan gurunya, Anne Sullivan, yang merawatnya dengan penuh kasih dan pengabdian, Helen menunjukkan tekad yang luar biasa, dan akhirnya belajar membaca buku dengan huruf braille dan mengekspresikan dirinya. Dalam tulisannya “Tiga Hari untuk Melihat,” ia menulis: “Pada hari pertama, saya ingin melihat orang-orang yang kebaikan dan kelembutan mereka membuat hidupku berarti. Pada hari kedua, saya akan bangun saat fajar menyingsing dan melihat keajaiban yang mendebarkan saat malam berubah menjadi siang. Pada hari ketiga, saya akan menghabiskan waktu di dunia kerja, di tengah hiruk pikuk manusia yang sibuk dengan urusan hidup. Jika saya bisa mendapatkan begitu banyak kesenangan hanya dari sentuhan, betapa lebih banyak lagi keindahan yang bisa…

Kim Jin Dari Bucheon, Korea

Yang Menunjukkan Kasih Tuhan

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Rm 5:8 Tidak ada seorang pun yang berani mati untuk orang lain. Bahkan lebih sulit lagi untuk menyerahkan nyawa seseorang untuk orang berdosa. Namun, ada Seseorang yang telah menunjukkan kasih-Nya yang sejati kepada kita dengan mati di kayu salib menggantikan kita, ketika kita masih menjadi orang berdosa yang tidak dapat diampuni. Dia adalah Bapa Sorgawi kita. Apakah ada yang bisa menunjukkan kasih yang lebih besar daripada ini? Saat ini, saya ingin menunjukkan kasih yang sejati kepada Bapa Sorgawi, yang telah mengasihi saya bahkan sampai mati, dengan berubah di bawah kasih karunia-Nya sepenuhnya.

Lee Eun-suk dari Saket, New Delhi, DL, India

Perkataan yang Tepat pada Waktunya

Ketika saya membantu dalam mempersiapkan sebuah acara untuk kelompok bapak di gereja. Karena banyak bantuan yang dibutuhkan, saya mengirimkan pesan teks kepada anggota Sion untuk meminta bantuan. Tidak lama kemudian seorang saudara mengirim balasan. “Terima kasih banyak telah bekerja keras untuk para anggota. Meskipun saya tidak dapat banyak membantu Anda, saya akan bergabung dan mendukung Anda. Saya mencintaimu.” Saya belum melakukan banyak hal, tetapi saudara itu berkata bahwa dia menghargai kerja keras saya dan akan membantuku secara aktif. Saya sangat berterima kasih padanya. Berkat itu, saya bisa menjadi sukarelawan dengan hati yang gembira. Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya! Ams 15:23 Saat saudara itu memberiku kegembiraan dengan mengikuti firman Tuhan ini, saya…

Yeo In-won dari Daejeon, Korea

Pertobatan

“Tolong maafkan saya karena kurang mencintai saudara-saudari saya.” “Mohon maafkan saya karena tidak menaati firman Tuhan.” Ada banyak waktu ketika saya dapat memohon pengampunan kepada Tuhan—pada hari Sabat dan hari Ketiga setiap minggunya, dan pada Hari Pendamaian ketika kita mengakui semua dosa yang kita lakukan selama setahun. Namun, saya hanya mengulangi doa yang samar-samar dan tidak sungguh-sungguh berdoa. Saya tahu bahwa saya melakukan kesalahan, tetapi saya hanya berpikir Tuhan akan mengampuniku dan banyak berdoa untuk keinginanku, bukan bertobat. Saya benar-benar tidak pernah tahu bagaimana cara bertobat. Lalu satu ayat ini mengubah saya: “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak…

Jang Min-gyeong dari Seongnam, Korea

Jangan Takut kepada Mereka, Sebab Aku Menyertai Engkau

Saat saya menerima kebenaran di Gereja Tuhan, saya begitu bahagia dan gembira, dan percaya bahwa inilah gereja benar yang harus didatangi orang-orang, agar bisa menerima keselamatan. Saya ingin menjadi seorang nabi yang hebat dan menginjil kepada siapa pun yang saya temui. Namun saya sering terintimidasi karena usia dan penampilan saya. Semua orang selalu berpikir bahwa saya adalah siswa SD karena tubuh mungil dan wajahku baby face. Saya juga lamban dan tidak bisa berbicara dengan baik. Jadi saya bertanya-tanya, ‘Apakah orang-orang akan mendengarkan saya dan percaya dengan apa yang saya katakan?’ Ketika saya dalam kesusahan karena masalah ini, salah satu rantingku yang menuntunku kepada kebenaran menunjukkan kepadaku ayat berikut: Maka aku menjawab: “Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab…

Sharina Aya Z. Gorospe dari Kota Quezon, Filipina