Sikap Baru
Setiap langkah kaki terpuji yang menyebarkan keselamatan memancarkan harum.
Sesuai dengan Rencana Tuhan
“Pernahkah kamu mendengar tentang Tuhan Ibu?” “Ya!” Ini adalah jawaban dari seorang wanita yang saya beritakan Injil. Saya menanyakan pertanyaan ini kepada siapa pun yang saya temui. Kebanyakan orang Kolombia beragama Katolik dan mereka secara keliru menganggap Maria ibu Yesus sebagai Ibu Sorgawi. Saya pikir dia juga memiliki keyakinan yang sama dan bertanya lagi kepadanya, “Pernahkah Anda mendengar tentang Mempelai Anak Domba?” “Ya. Maksudmu Yerusalem Sorgawi?” Saya terkejut karena Injil belum pernah diberitakan di desanya. Dia berkata bahwa dia mendengar kebenarannya ketika dia bekerja di tempat lain pada tahun sebelumnya. Ketika kami bertemu dengannya untuk belajar Alkitab untuk kedua kalinya dan ketiga kalinya, dia menunjukkan betapa jelasnya dia mengingat kebenaran. Ketika dia mempelajari hari Sabat, dia dengan antusias menyetujui, “Itu…
Gong Ju-hui dari Medellin, Kolombia
Mari Mengandalkan Tuhan
Pada pertengahan bulan November, Sion Namibia di Afrika merencanakan perjalanan misi jangka pendek selama tiga hari. Tempat yang kami tuju adalah Swakopmund, kota terbesar kedua di Namibia. Meskipun kami mempunyai pekerjaan dan pendidikan, kami dengan sukarela menjadi sukarelawan untuk misi tersebut. Mereka yang tidak bisa hadir mendukung kami dengan apa yang diperlukan untuk misi, ingin berperan serta dalam pekerjaan Injil Tuhan. Misi jangka pendek ini dipersiapkan dengan lancar, namun ada satu hal yang kami khawatirkan: Sebagian besar anggota menerima kebenaran kurang dari setahun yang lalu, dan seorang saudari memulai kehidupan imannya baru lima bulan yang lalu. Kami bangga dengan anggota baru yang bersemangat, namun sekaligus khawatir jika mereka tidak dapat menjalankan misi jangka pendek dengan baik karena kurangnya pengalaman dalam…
Tim Misi Jangka Pendek ke Swakopmund, Namibia
Kami Tidak Pernah Menyerah untuk Mencari Anggota Keluarga Sorgawi Kami
Banyak jiwa yang kembali ke Sion melalui festival penginjilan di Brazil. Di antara mereka, saya ingin berbagi kisah beberapa dari saudara dan saudari yang ditemukan di Gereja ke-2 São Paulo. Beberapa hari setelah festival penginjilan dimulai, saya mendengar dari seorang saudari bahwa dia bertemu dengan Saudari Simone, yang sudah lama tidak datang ke Gereja. Saudari Simone menerima kebenaran ketika dia masih muda, namun ketika dia sudah menikah, kami kehilangan kontak dengannya. Pada saat itu, para anggota berusaha semaksimal mungkin untuk bertemu dengannya, tetapi mereka tidak dapat menghubunginya. Namun, Bapa dan Ibu Sorgawi tidak pernah menyerah terhadapnya. Para anggota bertemu dengannya di jalan. Dia memberi mereka alamatnya dan meminta mereka untuk mengunjunginya. Segera setelah itu, mereka mengunjunginya. Saudari tersebut berbagi kegembiraan…
Lee Kang-mi dari São Paulo, Brasil
Para Pekerja Injil Menyinari Latehar dengan Cahaya Kebenaran
Tuhan memberkati. Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena telah mengizinkan saya untuk membagikan kabar yang menggembirakan tentang saudara-saudari di Latehar melalui majalah Elohist. Latehar terletak sekitar seratus kilometer dari Sion Ranchi di mana saya berada. Di sini, kami memiliki saudara-saudari yang memimpin pekerjaan Injil dengan tujuan untuk memberitakan kebenaran keselamatan kepada semua orang di Latehar. Telah berlalu kurang dari satu tahun sejak cahaya kebenaran bersinar di Latehar untuk pertama kalinya. Semuanya ini bermula pada bulan Maret tahun lalu ketika Saudara Walter yang tinggal di daerah lain mengunjungi Latehar untuk mencarikan tempat tinggal untuk anak bungsunya yang baru saja mendapatkan pekerjaan baru. Ketika lockdown dimulai akibat pandemi virus corona, dia sedang berada di sana sehingga dia terjebak. Namun, dia memberitakan…
Gwon Se-jong dari Ranchi, JH, India
Kesempatan Kedua
Saya masih dengan jelas mengingat hari saat saya menginjakkan kaki saya di tanah India untuk pertama kalinya dengan orang tua saya ketika saya masih duduk di bangku SMP. Saya bersemangat naik pesawat untuk pertama kalinya dalam hidup saya, tetapi Tiruchirapalli yang terletak di tengah negara bagian Tamil Nadu merupakan sebuah dunia baru bagi saya. Panas yang menyengat merupakan suatu hal yang baru juga. Karena masih kecil, saya berpikir, "Kenapa kita tidak kembali ke Korea?" Kaki saya sakit berada di lantai batu dan sering kali saya takut pada seekor kadal yang tiba-tiba muncul. Karena itu merupakan kota kecil yang bahkan tidak memakan waktu satu jam untuk perjalanan dari ujung sampai ke ujung lainnya, sangatlah sulit untuk menemukan restoran makanan siap saji.…
Lee Jun-geon dari Chennai, TN, India
Dari Saat Pertama Kita Bertemu
Beberapa bulan lalu, saya bertemu dengan seorang perempuan bernama Kana melalui seorang teman di Tokyo. Seperti yang dikatakan teman saya bahwa kami akan akrab satu sama lain, dia dan saya dapat berkomunikasi dengan baik sejak pertama kali bertemu. Walaupun tidak dapat sering bertemu, kami berkomunikasi melalui telepon dan selalu dekat seperti keluarga. Saya yakin bahwa dia yang memiliki hati indah dan lembut akan menjadi anak Tuhan, dan saya ingin masuk ke dalam Kerajaan Sorga bersamanya; Saya merasa jiwa dia sedang mencari Tuhan setiap kali kami berbicara. Sebelum hari raya Paskah tiba, saya memutuskan untuk menyampaikan pengorbanan dan kasih Tuhan kepada dia. Lalu, saya berdoa meminta berkat kepada Tuhan dan membuat janji untuk makan bersamanya di Tokyo. Rekan kerja dia juga…
Oba Miky dari Osaka, Jepang
Menuju Lautan Injil, di mana Ombak Berkat Bergejolak
Republik Panama yang terkenal dengan Terusan Panama merupakan sebuah negara di mana saya memiliki ingatan tentang penginjilan masa pendek pertama saya. Meskipun periodenya yang singkat, waktu yang saya habiskan untuk menginjil sepanjang hari dan membagikan kasih Ibu dengan saudara-saudari luar negeri adalah benar-benar saat yang menggembirakan. Satu hal yang membuat saya merasa tidak enak adalah saya memerlukan banyak bantuan dari saudara-saudari setempat, karena saya tidak dapat menjelaskan dengan akurat bahkan firman-firman Alkitab yang saya ketahui akibat bahasa Spanyol saya yang buruk. Inilah alasan mengapa saya kembali memilih Panama untuk misi jangka pendek ketika saya diberikan kesempatan setelah dua tahun berlalu sejak misi pendek pertama di tahun 2019. Saya bertekad untuk memberitakan kebenaran dengan berani dan membagikan kasih yang telah saya…
Oh Ji-yeong dari Incheon, Korea
Menyelamatkan Jiwa dengan Hati yang Paling Tulus
#1 Oh Seung-gwon dari Osaka, Jepang Sekarang ini, tidaklah mudah untuk memberitakan Injil sesuka hati seperti dahulu dikarenakan pandemi virus corona. Namun, sebuah festival penginjilan bertema “Mari Menghasilkan Buah Baik” diadakan di Jepang untuk menaati firman Ibu, “Tunjukkanlah lebih banyak kasih dan perhatian kepada keluarga dan teman di masa-masa sulit ini.” Selama festival ini, terdapat seorang saudari yang dituntun kepada Tuhan. Semasa kecil, dia beserta kedua orang tua dan kakak perempuannya menghadiri sebuah organisasi keagamaan Jepang. Namun, dia tidak menemukan apa pun selain kontradiksi di dalam doktrin pendidikan yang terpaksa harus dia terima di luar keinginannya. Setelah dewasa, dia dan kakak perempuannya membuat sebuah kesimpulan bahwa di sana tidak terdapat kebenaran dan berhenti pergi ke sana setelah merasa kecewa dengan…
Jepang
Ketika Seseorang Membutuhkan Penghiburan dan Harapan
“Saran pemerintah untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap pandemi sambil menjalani kehidupan sehari-hari bukan berarti kita kembali ke gaya hidup sebelum COVID-19. Kita mungkin tidak dapat kembali ke gaya hidup yang kita miliki sebelum pandemi.” Apa yang saya dengar di berita membuat saya memikirkan banyak hal. Pembatasan nasional yang dimulai sejak bulan Maret ketika adanya pandemi virus Corona terlihat tidak ada habisnya, dan situasi menjadi sulit bahkan untuk melihat wajah saudara-saudari, apalagi untuk semua orang berkumpul dan beribadah. Sebagai seorang misionaris yang menjalankan kehendak Tuhan, saya memikirkan bagaimana saya harus melaksanakan pekerjaan Injil dalam situasi seperti ini. Tepat pada saat itu, Ibu berkata, “Janganlah kita merasa putus asa di masa-masa sulit ini, tetapi beritakanlah kebenaran keselamatan dan kasih Tuhan kepada anggota…
Gahng Gyeong-hun dari Buenos Aires, Argentina
Meletakkan Dasar dengan Kasih untuk Melayani Satu Sama Lain
Setiap saya membaca harum Sion dari para anggota yang berbuah Injil dengan berupaya keras dan sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan, hati saya bergetar karena saya dapat merasakan hati mereka yang membara. Ketika anggota-anggota keluarga yang telah lama tidak membuka pikiran mereka akhirnya datang ke dalam pelukan Tuhan, hal itu bahkan lebih menyentuh. Keinginan saya untuk menuntun banyak orang pada kasih Tuhan tumbuh semakin kuat seiring berjalannya waktu. Suatu hari, saya mengunjungi keluarga suami saya untuk menghadiri sebuah acara keluarga. Saat memikirkan bahwa ini pastilah kesempatan yang diberikan Tuhan, saya menyarankan suami saya agar kami memberitakan kebenaran kepada keluarganya, dan dia pun menyetujuinya dengan rela, sambil berkata, “Ya, itulah yang sedang saya rencanakan untuk lakukan. Mari kita berdoa bersama untuk itu.” Kami…
Go Su-jeong dari Yongin, Korea
Menemukan Permata Ibu yang Berharga
Mengingat kenangan bahagia memberitakan tentang Ibu Sorgawi di Afrika Selatan melalui tiga kali perjalanan misi jangka pendek, kali ini saya terbang ke Zambia yang terletak di bagian tengah selatan Afrika. Saya transit sebanyak tiga kali dan setelah penerbangan selama 24 jam, saya akhirnya tiba di bandara ibu kota, Lusaka. Bandara tersebut tampak seperti terminal bus di kota kecil di Korea. Tidak ada keamanan bandara dan sinyal di sana juga buruk. Kondisi jalan bahkan lebih buruk. Segera setelah saya keluar dari area bandara, jalan yang tidak beraspal membentang tanpa henti. Melewati jalan berdebu yang panjang, kami tiba di gereja rumah Lusaka. Sama seperti kebanyakan rumah di Zambia dengan tanah yang luas, kebun gereja rumah juga memiliki pohon buah-buahan tropis seperti mangga,…
Hong Jeong-eun dari Seoul, Korea
Cepat Sendirian? Bersama Meskipun Memerlukan Waktu
Ada seorang saudari yang imannya tumbuh begitu besar pada masa Paskah. Dia berpartisipasi dalam penginjilan dengan penuh sukacita sehingga para anggota di sekelilingnya juga menjadi bersemangat. Suatu hari, saya bersama saudari itu memberitakan Paskah kepada seorang pejalan kaki. Kami bertemu dengannya lagi di lain waktu. Dia datang ke Sion, mempelajari kebenaran Alkitab lebih banyak, dan akhirnya menerima berkat hidup yang baru. Dia mengisi dirinya dengan firman Tuhan dan mengatasi ujian yang dia hadapi segera setelah memulai kehidupan imannya. Saudari itu dan saya melihat saudari baru itu tumbuh dalam iman di bawah kasih karunia Tuhan, dan kami menghabiskan banyak waktu merawat dan berdoa untuk saudari yang baru itu. Sambil melakukan itu, saya menyadari banyak hal. Belum lama ini, saya cenderung menilai…
Incheon, Korea
Tidak Ada Usia yang Tepat untuk Menerima Keselamatan
Pada masa muda ketika seseorang dapat melakukan apa pun, saya dipanggil untuk menjalani misi luar negeri di bawah anugerah istimewa dari Tuhan. Karena saya selalu memimpikannya meskipun saya memiliki pekerjaan, Tuhan membiarkan mimpi saya menjadi kenyataan. Saya bertekad untuk membalas kasih Tuhan dengan menghasilkan buah. Namun, segalanya menjadi berbeda dari yang saya perkirakan; tidak ada buah dalam waktu yang lama, jadi saya tercabik oleh kecemasan. Sementara itu, saya pergi mengikuti kunjungan misi jangka pendek ke Huai Khwang di Bangkok. Sebelumnya saya sudah pernah ke sana beberapa kali. Banyak orang asing yang hidup di kawasan dengan standar hidup yang tinggi. Tetapi tidak ada satu pun yang mendengarkan firman Tuhan. “Siapa akan mendengarkan kita hari ini?” Saya tidak begitu semangat pada awalnya,…
Bangkok, Thailand
Kasih Itu Adalah Kesabaran
Saya telah memberitakan Injil kepada keluarga dan teman-teman saya selama bertahun-tahun, namun mereka tidak menanggapinya. Karena saya sudah lama tidak menghasilkan buah, meskipun sebagai orang pemuda bagaikan embun fajar seperti yang dinubuatkan dalam Alkitab, saya khawatir saya akan menjadi seperti pohon musim gugur yang tidak berbuah. Lalu suatu hari, saya menyadari apa yang peling penting dalam menyelamatkan jiwa. Ketika festival penginjilan sedang berlangsung, saya bertemu dengan seorang wanita yang sedang berjalan-jalan dengan anjingnya. Saudari yang bersama saya dan saya menyapa dia, dan ketika kami bertanya apakah dia punya waktu untuk mendengarkan tugas injil kami melalui Alkitab, dia langsung menjawab ya. Setelah mendengarkan injil kami, dia mengatakan sesuatu yang membuat hati saya berdebar gembira. “Pasti ada Ibu Sorgawi.” Tempat kerjanya tidak…
Noh Min-ah dari Anyang, Korea
Saya Hanya Akan Mengandalkan Tuhan
Akhirnya, saya diizinkan melakukan pekerjaan penginjil, yang saya harapkan. Setiap hari, saya bekerja demi Injil dengan hati yang bersyukur. Namun, saya terlalu antusias dan memberikan nasihat kepada anggota karena pertimbangannya, yang bertentangan dengan harapan saya, malah menyakitinya. Setelah saya mengetahuinya, saya benar-benar ingin tenggelam ke dalam lantai. Namun ketika saya menghampirinya untuk meminta maaf, dia dengan murah hati memaafkan saya. Setelah itu, saya meninjau kembali iman saya. Bukannya mengandalkan Tuhan, saya mencoba memimpin para anggota dengan caraku sendiri. Hanya Tuhan yang memimpin Injil. Pada waktu itu, Pekan Doa Hari Raya Pendamaian telah dimulai. “Jika kamu banyak berdoa, kamu akan menerima banyak berkat.” Apa yang Ibu katakan pada Hari Raya Pendamaian sangat saya simpan dalam hatiku seolah-olah Dia menyuruhku untuk mengikuti…
Bang Deok-sun dari Cheonan, Korea
Aku Telah Melukiskanmu di Telapak Tangan-Ku
Saya ingin berbagi cerita tentang seorang saudara yang banyak menitikkan air mata saat beribadah pada hari Sabat. Suatu hari ketika memberitakan firman Tuhan bersama seorang saudara, saya bertemu dengan orang Vietnam yang tidak fasih berbahasa Jepang. Karena dia baru berada di Jepang selama beberapa bulan, dia hampir tidak mengerti apa yang kami katakan, tetapi sepertinya dia tertarik dengan Alkitab. Ketika kami menunjukkan kepadanya Galatia 4:26 yang mengatakan, “Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita,” dia sangat terkejut melihat kata “Yerusalem”. Kami juga menunjukkan padanya video tentang Tuhan Ibu, yang diterjemahkan dalam bahasa Vietnam. Lalu dia berteriak kegirangan dalam bahasa Jepang, “Itu dia!” “Terima kasih. Semoga berhasil (Terima kasih. Tuhan menyelamatkanmu)!” Ternyata dia sudah dibaptis di Sion…
Matsuno Reiko dari Osaka, Jepang
Dengan Hati Cinta dan Kasih Sayang
Saya ingin berbagi kesadaran yang saya alami saat memimpin dua jiwa ke Sion. Saya dan adik perempuan saya menerima kebenaran pada waktu yang hampir bersamaan, dan orang pertama yang ingin kami bagikan berkat Tuhan adalah ibu kami. Karena dia telah setia menghadiri gereja Protestan selama beberapa dekade, saya berasumsi dia akan segera menyadari kebenaran setelah saya memberitahukan kebenaran kepadanya. Namun, bertentangan dengan ekspektasi saya, dia berkata bahwa dia tidak pernah ingin pindah ke gereja lain, meskipun dia mengakui iman kami; dia bahkan tidak mengizinkan kami mengatakan sepatah kata pun tentang gereja. Namun, kami tidak boleh menyerah terhadapnya—ibu kami yang tercinta. Setiap kali kami bertemu dengannya, kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberitakan bahkan sebagian firman Tuhan kepadanya. Entah dia mengetahui isi…
Jeong Gyeong-hui dari Uijeongbu, Korea
Satu Perbuatan yang Berbakti
Saya tumbuh di keluarga kaya berkat ayah saya yang merupakan seorang akuntan pajak terkenal. Banyak orang iri padaku karena ayahku yang cakap, tapi bagiku, ayahku adalah orang yang kaku dan paling sulit untuk didekati. Itu karena saya selalu lemah dan tidak kompeten, tidak seperti kakak perempuan dan kakak laki-lakiku yang memenuhi harapan ayahku. Saya terpesona oleh saksofon yang saya pelajari secara kebetulan di perguruan tinggi dan mulai fokus pada musik. Kemudian ayah saya semakin tidak puas dengan saya. Kakak perempuan dan kakak laki-lakiku berhasil menjadi ahli di bidangnya masing-masing, namun saya sama sekali tidak mempunyai gambaran mengenai masa depanku. Seiring berjalannya waktu, saya semakin menjauh dari ayahku, dan merasa canggung dengan kakak perempuan dan kakak laki-lakiku juga. Bahkan setelah saya…
Lee Hye-gyeong dari Seoul, Korea
Hak Istimewa Saya
Suami saya dan saya menjalankan sebuah restoran kecil di Yongin. Awalnya saya hanya membantu suami saya yang adalah seorang koki, namun seiring berjalannya waktu, saya tidak hanya sekedar membantunya lagi. Bekerja di restoran dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam, saya tidak punya waktu untuk diri sendiri. Saya ingin memberikan bantuan sebanyak-banyaknya kepada suamiku yang bekerja sangat keras, tetapi di saat yang sama, saya tidak bisa berhenti berpikir, ‘Kapan saya bisa keluar dari rutinitas ini?’ Kadang-kadang, saya teringat pada masa lalu yang indah ketika saya melakukan pekerjaan Injil bersama saudara-saudari di garis depan Injil sebelum pindah ke sini, dan kemudian saya sangat ingin kembali ke masa itu. Saya iri kepada saudara-saudari, yang sepertinya memberitakan Injil, menikmati waktu luang mereka,…
Ju Yeong-mi dari Yongin, Korea
Buah yang Mengajari Saya Kesabaran
Saya keluar untuk memberitakan Injil di Osasco Center dan bertemu dengan seorang perempuan di dekat stasiun kereta bawah tanah. Dia tinggal di Itapevi, sekitar satu setengah jam perjalanan dengan mobil dari Osasco. Dia telah mengunjungi banyak gereja, namun dia tidak menghadiri satu pun gereja karena tidak ada yang mengajari dia tentang Alkitab dengan benar. Ketika dia mendengar kebenaran tentang Tuhan Ibu, dia sangat tertarik dan berkata, “Hal ini dibuktikan dengan sangat jelas di dalam Alkitab, tetapi mengapa tidak ada seorang pun yang mengajari saya hal ini sampai sekarang?” Dia ingin mengetahui lebih banyak tentang Alkitab dan bertemu lagi pada hari Minggu. Beberapa hari kemudian, saya menuju Itapevi untuk menemuinya seperti yang telah kami janjikan. Saya naik kereta dan bus secara…
Jeon Myeong-hui dari Sao Paulo, Brasil