Sikap Baru
Setiap langkah kaki terpuji yang menyebarkan keselamatan memancarkan harum.
Tujuan Penginjilan
Setelah diizinkan untuk melayani dengan gelar untuk Injil di Sion, saya ingin menunjukkan teladan yang baik kepada para anggota dengan menghasilkan buah yang baik. Harapan saya untuk berbuah semakin kuat setelah saya mendapat berkat bertemu dengan Ibu Sorgawi sebagai anggota Kelompok Kunjungan Luar Negeri ke-68. Namun saya tidak membuahkan hasil bahkan setelah dua tahun kemudian, hal ini membuat semangat saya tertekan. Di awal tahun, saya mendengar Ibu berfirman bahwa kita harus memberitakan Juruselamat pada zaman ini dengan meniup serunai Injil dengan jelas dan lantang. Dengan mendengarkan Firman Ibu ini, saya memikirkan pola pikir dan sikap seperti apa yang harus saya miliki dalam memberitakan Injil tahun ini. Sementara itu, gereja kami harus keluar untuk mendukung gereja cabang. Saya merenungkan kembali Firman…
Ann Marie Moralda dari Cebu, Filipina
Impianku Terkabul
Aku selalu bermimpi untuk menginjil di luar negeri. Impianku semakin besar setiap kali aku mendengar harum Sion dari orang-orang muda seusiaku bahwa mereka menghasilkan banyak buah baik dengan memberitakan Injil ke luar negeri dalam panas terik maupun dingin yang menusuk. Namun, situasinya tidak menguntungkan bagi saya. Aku sangat ingin pergi ke luar negeri, meskipun aku tidak mengungkapkannya. Ketika aku mencoba menghibur diri, Tuhan menghibur aku dengan khotbah saat beribadah. Setelah mendengarkan khotbah, aku menyadari kenyataan bahwa Tuhan mengasihiku lebih dari aku mengasihi diriku sendiri dan sangat ingin agar aku diselamatkan dan diberkati. Hatiku dipenuhi rasa syukur ketika aku menyadari bahwa jalan yang diberikan kepadaku saat ini adalah jalan yang paling diberkati yang dipimpin oleh Tuhan yang mencintaiku lebih dari siapapun.…
Ryu Ne-ip dari Goyang, Korea
Liburan Terbaik
Setiap musim panas, saya dan suami melakukan perjalanan dua hari bersama teman-teman kampung halamannya dan istri mereka. Dia telah melakukan perjalanan ini bersama teman-temannya selama lebih dari tiga puluh tahun sejak sebelum menikah. Sepuluh keluarga mengenang masa kecil mereka, bepergian bersama mengelilingi gunung dan laut. Suami saya dan teman-temannya tumbuh bersama sejak kecil, dan mereka menghabiskan banyak waktu bersama, membesarkan anak. Jadi dia berupaya untuk memberitahukan kebenaran kepada teman-temannya. Namun sayangnya, sebagian besar dari mereka tidak tertarik pada kebenaran. Tahun ini, kami memutuskan untuk menghabiskan liburan kami dengan tenang di kampung halaman. Salah satu temannya, pemimpin pertemuan tersebut, menjalani operasi kanker; jadi mereka memutuskan untuk membiayai biaya pengobatannya dengan uang yang mereka tabung selama setahun untuk perjalanan tersebut. Dalam perjalanan…
Sang-hui Kim dari Anyang, Korea
Energi Terbaik yang Diberikan Ibu Kepadaku
Ada seorang teman saya; kami sudah berteman sejak tahun ketiga sekolah menengah. Meski akur dengannya, saya selalu berpikir dia sangat baik; dia selalu memikirkan orang lain terlebih dahulu, yang membuatku merenungkan kelemahanku. Mungkin itu sebabnya. Saat saya percaya akan kebenaran, saya ingin menyampaikan firman Tuhan kepadanya lebih dari siapa pun. Saya pikir ketika saya mengatakan yang sebenarnya, dia akan menyadari nilai Paskah dan kasih Bapa dan Ibu dengan mudah. Namun ia enggan menjalani kehidupan beriman meski sering mengikuti acara Sion. Sebelum masuk universitas, saya berdoa kepada Tuhan setiap hari untuk menuntunya ke Sion. Doa itu juga untukku. Saya pikir dia akan menjadi pendukung saya yang dapat diandalkan dan membantu saya agar tidak jatuh ke dalam godaan dunia. Tuhan menjawab doaku.…
Ansan, Korea Selatan
Setiap Pekerjaan Dipimpin oleh Tuhan
Saya mengingat hari pertama ketika saya bertemu dengan Saudari Lea untuk pertama kalinya. Setelah mendengar bahwa kami sedang memberitakan tentang Tuhan Ibu, dia bertanya balik kepada kami, sambil berkata, “Tuhan Ibu?” Meskipun ia sebenarnya lelah, kami dapat merasakan di matanya bahwa ia sangat bersemangat untuk belajar tentang Tuhan Ibu. Kami bertemu dengan pada waktu malam di jalan, kami harus memberitakan Injil kepadanya dalam cahaya redup. Walupun begitu, dia mendengarkan firman Alkitab, dan kami memberitakan tentang Tuhan Ibu dan Paskah kepadanya. Meskipun dia benar-benar lelah karena tugas sekolah, lambat laun dia merasa semangat, dan matanya mulai berbinar. Saya berpikir berkat yang Tuhan anugerahkan pada fetival penginjilan saat itu sampai kepada saudari itu. Dia menerima berkat hidup baru setelah menerima kebenaran seperti…
Genevieve Joaquin dari Bacolod, Filipina
Menginjil kepada Seluruh Umat Manusia dengan Semangat Ubuntu
Dua puluh enam anggota Gereja L.A. dan gereja-gereja cabang terdekat di AS membentuk dua tim dan merencanakan misi jangka pendek di Uganda dan Rwanda. Uganda terletak di wilayah pedalaman di bagian timur Afrika, dan Rwanda merupakan negara tetangganya yang berbatasan dengan bagian barat daya Uganda. Meskipun kedua negara berdekatan, namun mereka berbeda dalam banyak hal; misalnya, orang Uganda menggunakan bahasa Inggris dan Swahili sebagai bahasa resmi, tetapi orang Rwanda umumnya menggunakan bahasa Prancis dan Kinyarwanda. Bagi sebagian besar dari kami, kedua negara tersebut adalah dunia yang tidak dikenal dan hanya kami dengar namanya saja. Kami dipenuhi dengan pengharapan dan kegembiraan, terutama ketika kami mendengar bahwa Injil belum pernah diberitakan di Rwanda. Kami mempersiapkan misi jangka pendek kami dengan penuh kegembiraan,…
Tim Misi Jangka Pendek ke Kampala di Uganda & Kigali di Rwanda
Bertemu dengan Keluarga Sorgawi melalui Misi Kerja
Tidak lama kemudian saya memulai pekerjaan baru di sebuah perusahaan besar setelah saya dipindahkan ke New Windsor. Saya menjadi bersemangat membayangkan memulai karier baru dan bisa naik jabatan di perusahaan besar. Uang yang dapat saya hasilkan, posisi yang dapat saya raih, dan rasa hormat yang dapat saya peroleh adalah semua pemikiran yang saya miliki ketika saya memulai pekerjaan itu. Pemikiran duniawi seperti ini menguasai pikiran saya ketika saya mulai bekerja di sana. Meskipun saya tahu bahwa memberitakan Injil adalah sesuatu yang harus kita lakukan dalam situasi tertentu, kenyataannya hal itu tidak ada dalam pikiran saya ketika saya memikirkan pekerjaan baru saya. Saya berkecil hati dengan pengalaman saya dalam memberitakan Injil sampai saat itu. Meskipun saya telah memberitakan Injil kepada banyak…
Duane Edward dari New Windsor, NY, AS.
Buah-buah di Sekitar Saya
Saya tersentuh ketika saya mendengar bahwa jumlah Sion di seluruh dunia meningkat dari hari ke hari seiring dengan pemberitaan Injil yang pesat. Kisah para anggota keluarga Sion, yang mengadakan seminar Alkitab untuk rekan kerja dalam semangat Injil, juga menarik. Saya berdoa agar saya juga mempunyai kesempatan untuk memberitakan firman Tuhan di tempat kerja saya. Kemudian seorang teman menyarankan agar masing-masing anggota klub guru melakukan presentasi pada waktu makan siang. Hal ini untuk meningkatkan kemampuan presentasi serta berbagi pengetahuan dan informasi yang baik. Bagi saya, ini adalah kesempatan besar untuk memberitakan kabar baik tentang keselamatan. Saya menunggu giliran saya dan mempersiapkan penyampaian firman. Namun tidak seperti ekspektasiku, pertemuan klub tidak terselenggara dengan mudah. Seiring berjalannya waktu dengan cepat dan liburan yang…
Kim In-ju dari Sacheon, Korea
Dengan Hati Sebagai Pemilik
“Orang yang memiliki rasa tanggung jawab adalah pemilik, dan orang yang tidak memiliki rasa tanggung jawab adalah tamu.” Saat kebaktian pembukaan mahasiswa, perkataan seorang aktivis kemerdekaan Korea, Ahn Chang-ho terngiang-ngiang di telinga saya. Saya berpikir jika saya memiliki tanggung jawab dan inisiatif dalam apa pun yang aku lakukan, akan ada hasil yang baik, dan dalam sekejap, hatiku yang setengah gembira dan setengah khawatir dipenuhi dengan kegembiraan dan antisipasi menjelang kehidupan kampus pertamaku. Ketika tahun ajaran baru dimulai, saya menjadi lebih dekat dengan banyak teman, sehingga saya sering mempunyai kesempatan untuk berbagi kebenaran. Terlebih lagi, ada Sion di depan kampusku, jadi setiap kali saya melewatinya, saya memberi tahu teman-teman saya, “Saya pergi ke gereja itu,” dan sering kali membahas tentang Alkitab.…
Kim Min-tae dari Seoul, Korea
Sesuai dengan Rencana Tuhan
“Pernahkah kamu mendengar tentang Tuhan Ibu?” “Ya!” Ini adalah jawaban dari seorang wanita yang saya beritakan Injil. Saya menanyakan pertanyaan ini kepada siapa pun yang saya temui. Kebanyakan orang Kolombia beragama Katolik dan mereka secara keliru menganggap Maria ibu Yesus sebagai Ibu Sorgawi. Saya pikir dia juga memiliki keyakinan yang sama dan bertanya lagi kepadanya, “Pernahkah Anda mendengar tentang Mempelai Anak Domba?” “Ya. Maksudmu Yerusalem Sorgawi?” Saya terkejut karena Injil belum pernah diberitakan di desanya. Dia berkata bahwa dia mendengar kebenarannya ketika dia bekerja di tempat lain pada tahun sebelumnya. Ketika kami bertemu dengannya untuk belajar Alkitab untuk kedua kalinya dan ketiga kalinya, dia menunjukkan betapa jelasnya dia mengingat kebenaran. Ketika dia mempelajari hari Sabat, dia dengan antusias menyetujui, “Itu…
Gong Ju-hui dari Medellin, Kolombia
Mari Mengandalkan Tuhan
Pada pertengahan bulan November, Sion Namibia di Afrika merencanakan perjalanan misi jangka pendek selama tiga hari. Tempat yang kami tuju adalah Swakopmund, kota terbesar kedua di Namibia. Meskipun kami mempunyai pekerjaan dan pendidikan, kami dengan sukarela menjadi sukarelawan untuk misi tersebut. Mereka yang tidak bisa hadir mendukung kami dengan apa yang diperlukan untuk misi, ingin berperan serta dalam pekerjaan Injil Tuhan. Misi jangka pendek ini dipersiapkan dengan lancar, namun ada satu hal yang kami khawatirkan: Sebagian besar anggota menerima kebenaran kurang dari setahun yang lalu, dan seorang saudari memulai kehidupan imannya baru lima bulan yang lalu. Kami bangga dengan anggota baru yang bersemangat, namun sekaligus khawatir jika mereka tidak dapat menjalankan misi jangka pendek dengan baik karena kurangnya pengalaman dalam…
Tim Misi Jangka Pendek ke Swakopmund, Namibia
Kami Tidak Pernah Menyerah untuk Mencari Anggota Keluarga Sorgawi Kami
Banyak jiwa yang kembali ke Sion melalui festival penginjilan di Brazil. Di antara mereka, saya ingin berbagi kisah beberapa dari saudara dan saudari yang ditemukan di Gereja ke-2 São Paulo. Beberapa hari setelah festival penginjilan dimulai, saya mendengar dari seorang saudari bahwa dia bertemu dengan Saudari Simone, yang sudah lama tidak datang ke Gereja. Saudari Simone menerima kebenaran ketika dia masih muda, namun ketika dia sudah menikah, kami kehilangan kontak dengannya. Pada saat itu, para anggota berusaha semaksimal mungkin untuk bertemu dengannya, tetapi mereka tidak dapat menghubunginya. Namun, Bapa dan Ibu Sorgawi tidak pernah menyerah terhadapnya. Para anggota bertemu dengannya di jalan. Dia memberi mereka alamatnya dan meminta mereka untuk mengunjunginya. Segera setelah itu, mereka mengunjunginya. Saudari tersebut berbagi kegembiraan…
Lee Kang-mi dari São Paulo, Brasil
Dari Saat Pertama Kita Bertemu
Beberapa bulan lalu, saya bertemu dengan seorang perempuan bernama Kana melalui seorang teman di Tokyo. Seperti yang dikatakan teman saya bahwa kami akan akrab satu sama lain, dia dan saya dapat berkomunikasi dengan baik sejak pertama kali bertemu. Walaupun tidak dapat sering bertemu, kami berkomunikasi melalui telepon dan selalu dekat seperti keluarga. Saya yakin bahwa dia yang memiliki hati indah dan lembut akan menjadi anak Tuhan, dan saya ingin masuk ke dalam Kerajaan Sorga bersamanya; Saya merasa jiwa dia sedang mencari Tuhan setiap kali kami berbicara. Sebelum hari raya Paskah tiba, saya memutuskan untuk menyampaikan pengorbanan dan kasih Tuhan kepada dia. Lalu, saya berdoa meminta berkat kepada Tuhan dan membuat janji untuk makan bersamanya di Tokyo. Rekan kerja dia juga…
Oba Miky dari Osaka, Jepang
Menuju Lautan Injil, di mana Ombak Berkat Bergejolak
Republik Panama yang terkenal dengan Terusan Panama merupakan sebuah negara di mana saya memiliki ingatan tentang penginjilan masa pendek pertama saya. Meskipun periodenya yang singkat, waktu yang saya habiskan untuk menginjil sepanjang hari dan membagikan kasih Ibu dengan saudara-saudari luar negeri adalah benar-benar saat yang menggembirakan. Satu hal yang membuat saya merasa tidak enak adalah saya memerlukan banyak bantuan dari saudara-saudari setempat, karena saya tidak dapat menjelaskan dengan akurat bahkan firman-firman Alkitab yang saya ketahui akibat bahasa Spanyol saya yang buruk. Inilah alasan mengapa saya kembali memilih Panama untuk misi jangka pendek ketika saya diberikan kesempatan setelah dua tahun berlalu sejak misi pendek pertama di tahun 2019. Saya bertekad untuk memberitakan kebenaran dengan berani dan membagikan kasih yang telah saya…
Oh Ji-yeong dari Incheon, Korea
Menyelamatkan Jiwa dengan Hati yang Paling Tulus
#1 Oh Seung-gwon dari Osaka, Jepang Sekarang ini, tidaklah mudah untuk memberitakan Injil sesuka hati seperti dahulu dikarenakan pandemi virus corona. Namun, sebuah festival penginjilan bertema “Mari Menghasilkan Buah Baik” diadakan di Jepang untuk menaati firman Ibu, “Tunjukkanlah lebih banyak kasih dan perhatian kepada keluarga dan teman di masa-masa sulit ini.” Selama festival ini, terdapat seorang saudari yang dituntun kepada Tuhan. Semasa kecil, dia beserta kedua orang tua dan kakak perempuannya menghadiri sebuah organisasi keagamaan Jepang. Namun, dia tidak menemukan apa pun selain kontradiksi di dalam doktrin pendidikan yang terpaksa harus dia terima di luar keinginannya. Setelah dewasa, dia dan kakak perempuannya membuat sebuah kesimpulan bahwa di sana tidak terdapat kebenaran dan berhenti pergi ke sana setelah merasa kecewa dengan…
Jepang
Ketika Seseorang Membutuhkan Penghiburan dan Harapan
“Saran pemerintah untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap pandemi sambil menjalani kehidupan sehari-hari bukan berarti kita kembali ke gaya hidup sebelum COVID-19. Kita mungkin tidak dapat kembali ke gaya hidup yang kita miliki sebelum pandemi.” Apa yang saya dengar di berita membuat saya memikirkan banyak hal. Pembatasan nasional yang dimulai sejak bulan Maret ketika adanya pandemi virus Corona terlihat tidak ada habisnya, dan situasi menjadi sulit bahkan untuk melihat wajah saudara-saudari, apalagi untuk semua orang berkumpul dan beribadah. Sebagai seorang misionaris yang menjalankan kehendak Tuhan, saya memikirkan bagaimana saya harus melaksanakan pekerjaan Injil dalam situasi seperti ini. Tepat pada saat itu, Ibu berkata, “Janganlah kita merasa putus asa di masa-masa sulit ini, tetapi beritakanlah kebenaran keselamatan dan kasih Tuhan kepada anggota…
Gahng Gyeong-hun dari Buenos Aires, Argentina
Meletakkan Dasar dengan Kasih untuk Melayani Satu Sama Lain
Setiap saya membaca harum Sion dari para anggota yang berbuah Injil dengan berupaya keras dan sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan, hati saya bergetar karena saya dapat merasakan hati mereka yang membara. Ketika anggota-anggota keluarga yang telah lama tidak membuka pikiran mereka akhirnya datang ke dalam pelukan Tuhan, hal itu bahkan lebih menyentuh. Keinginan saya untuk menuntun banyak orang pada kasih Tuhan tumbuh semakin kuat seiring berjalannya waktu. Suatu hari, saya mengunjungi keluarga suami saya untuk menghadiri sebuah acara keluarga. Saat memikirkan bahwa ini pastilah kesempatan yang diberikan Tuhan, saya menyarankan suami saya agar kami memberitakan kebenaran kepada keluarganya, dan dia pun menyetujuinya dengan rela, sambil berkata, “Ya, itulah yang sedang saya rencanakan untuk lakukan. Mari kita berdoa bersama untuk itu.” Kami…
Go Su-jeong dari Yongin, Korea
Menemukan Permata Ibu yang Berharga
Mengingat kenangan bahagia memberitakan tentang Ibu Sorgawi di Afrika Selatan melalui tiga kali perjalanan misi jangka pendek, kali ini saya terbang ke Zambia yang terletak di bagian tengah selatan Afrika. Saya transit sebanyak tiga kali dan setelah penerbangan selama 24 jam, saya akhirnya tiba di bandara ibu kota, Lusaka. Bandara tersebut tampak seperti terminal bus di kota kecil di Korea. Tidak ada keamanan bandara dan sinyal di sana juga buruk. Kondisi jalan bahkan lebih buruk. Segera setelah saya keluar dari area bandara, jalan yang tidak beraspal membentang tanpa henti. Melewati jalan berdebu yang panjang, kami tiba di gereja rumah Lusaka. Sama seperti kebanyakan rumah di Zambia dengan tanah yang luas, kebun gereja rumah juga memiliki pohon buah-buahan tropis seperti mangga,…
Hong Jeong-eun dari Seoul, Korea
Cepat Sendirian? Bersama Meskipun Memerlukan Waktu
Ada seorang saudari yang imannya tumbuh begitu besar pada masa Paskah. Dia berpartisipasi dalam penginjilan dengan penuh sukacita sehingga para anggota di sekelilingnya juga menjadi bersemangat. Suatu hari, saya bersama saudari itu memberitakan Paskah kepada seorang pejalan kaki. Kami bertemu dengannya lagi di lain waktu. Dia datang ke Sion, mempelajari kebenaran Alkitab lebih banyak, dan akhirnya menerima berkat hidup yang baru. Dia mengisi dirinya dengan firman Tuhan dan mengatasi ujian yang dia hadapi segera setelah memulai kehidupan imannya. Saudari itu dan saya melihat saudari baru itu tumbuh dalam iman di bawah kasih karunia Tuhan, dan kami menghabiskan banyak waktu merawat dan berdoa untuk saudari yang baru itu. Sambil melakukan itu, saya menyadari banyak hal. Belum lama ini, saya cenderung menilai…
Incheon, Korea
Tidak Ada Usia yang Tepat untuk Menerima Keselamatan
Pada masa muda ketika seseorang dapat melakukan apa pun, saya dipanggil untuk menjalani misi luar negeri di bawah anugerah istimewa dari Tuhan. Karena saya selalu memimpikannya meskipun saya memiliki pekerjaan, Tuhan membiarkan mimpi saya menjadi kenyataan. Saya bertekad untuk membalas kasih Tuhan dengan menghasilkan buah. Namun, segalanya menjadi berbeda dari yang saya perkirakan; tidak ada buah dalam waktu yang lama, jadi saya tercabik oleh kecemasan. Sementara itu, saya pergi mengikuti kunjungan misi jangka pendek ke Huai Khwang di Bangkok. Sebelumnya saya sudah pernah ke sana beberapa kali. Banyak orang asing yang hidup di kawasan dengan standar hidup yang tinggi. Tetapi tidak ada satu pun yang mendengarkan firman Tuhan. “Siapa akan mendengarkan kita hari ini?” Saya tidak begitu semangat pada awalnya,…
Bangkok, Thailand