Iman dan Kehidupan

Harum Sion

Kisah inspiratif para jemaat yang berubah berkat imannya setelah mendengar firman-firman kebenaran.

Dekat dengan Tuhan

Ketika saya berada di tahun pertama sekolah menengah, saya belajar Alkitab dengan mendalam di Sion. Sebenarnya saya mulai pergi ke gereja bersama keluargaku ketika saya masih kecil, tetapi itulah pertama kalinya saya mempelajari firman Tuhan dengan serius. Meskipun saya masih muda, saya yakin bahwa saya mengetahui cukup banyak tentang Alkitab, namun nubuat dan penggenapan Alkitab yang saya pelajari hari itu adalah sesuatu yang baru, seolah-olah saya belum pernah menemukannya sebelumnya. Alkitab penuh dengan bukti yang tidak dapat disangkal dan Tuhan benar-benar ada. Saya sangat bahagia karena saya percaya pada Alkitab dan Tuhan dengan pasti sehingga saya menulis surat ucapan terima kasih kepada Tuhan. ‘Terima kasih, Tuhan! Saya menyadari banyak hal hari ini. Mulai sekarang, izinkanlah saya untuk mengikuti Engkau setiap…

Lee Pyung-hwa dari Seoul, Korea

Dari Penganiayaan Menjadi Berkat

Para saudara dan saudari berpartisipasi dalam pesta penginjilan dengan satu hati bahkan dalam panas terik dan sinar matahari yang dapat mengupas kulit. Harum Sion dari mereka menyebar ke seluruh India Utara. Saya ingin membagikan sebuah cerita tentang Gereja Shillong. Beberapa bulan lalu, dua anggota pemuda dewasa dianiaya dengan berat ketika menginjil oleh seorang pendeta dan beberapa anggota dari sebuah gereja Protestan. Pada waktu itu, ada banyak orang yang lewat. Di antaranya, seorang wanita dewasa yang sedang kembali ke rumah melihatnya dan tidak dapat menahan air mata karena dia merasa amat sedih. Dia tidak tahu kenapa dia merasa seperti itu, tetapi dia terganggu seakan itu terjadi pada keluarganya dan dirinya sendiri. Itulah saat ketika dia membuat keputusan yang sangat penting. Dia…

Gereja Tuhan di Shillong, India

Dengan Hati Orang Tua dan Semangat Tentara

Saya lahir di keluarga miskin sebagai anak bungsu dari delapan bersaudara. Sejak masa kecil, saya selalu khawatir terhadap apa yang harus saya lakukan untuk hidup tanpa kelaparan. Setelah dipertimbangkan, saya memutuskan untuk menjadi seorang tentara karir. Bagaimanapun juga saya akan menghadapi militer, jadi saya ingin menjadi seorang bintara seperti sepupu saya yang bekerja sebagai Pasukan Khusus. Saya mengira saya dapat menetap sambil memperoleh gaji bulanan. Akan tetapi sepupu saya menghentikan saya, berkata bahwa hal tersebut mungkin terlalu sulit. Oleh karena itu saya berhenti mendaftar ke Pasukan Khusus. Sebagai gantinya, saya melamar untuk menjadi bintara dalam kemiliteran dan menyelesaikan pendidikan tanpa masalah. Tetapi cobalah tebak apa yang terjadi setelahnya. Setelah saya ditugaskan sebagai sersan staf, saya ditugaskan sebagai pasukan khusus dari…

Park In-seob dari Paju, Korea

Berkat Hari Raya yang Tak Dapat Dihentikan Bahkan oleh Seekor Singa

Saya adalah seorang montir listrik. Saya bekerja di sebuah perusahaan yang menjual alat berat penebangan. Ketika Hari-hari Raya Musim Gugur sudah mendekat, saya harus melakukan perjalanan bisnis karena salah satu mesin bermasalah. Perjalanan bisnis tersebut dapat menghabiskan waktu berhari-hari, tetapi Hari Raya Serunai yang sudah saya nanti-nantikan tinggal beberapa hari lagi. Saya ingin menunda perjalanan bisnis ini, tetapi hal itu merupakan masalah yang darurat, dan tidak ada lagi orang lain yang dapat menyelesaikan masalah tersebut. Saya memutuskan untuk pergi sambil meminta kepada Tuhan melalui doa untuk membantu saya menyelesaikan masalah ini dan kembali tepat pada waktunya. Daerah yang saya tuju adalah sebuah kota bernama Obala, terletak dekat Yaounde, ibu kota Kamerun. Saya mengira bahwa saya dapat kembali pada malam hari…

Djangue, Rudolphe dari Douala, Kamerun

Iman Berasal dari Mendengarkan Firman

“Apakah Anda menghadiri gereja akhir-akhir ini?” “Apakah Anda seorang pendeta?” Inilah yang sering dikatakan oleh kenalan saya akhir-akhir ini. Ketika saya mendengar mereka berkata demikian, saya merasa lega, sambil berpikir, “Sekarang, saya telah berada di jalan yang benar,” karena itu berarti bahwa penampilan, perkataan, dan perbuatan saya berbeda dari sebelumnya. Sembilan belas tahun yang lalu saya mengikuti istri saya untuk menerima kebenaran. Pada awalnya, saya tidak tahu apa-apa tentang gereja, tetapi saat saya menghadiri perkumpulan olahraga dan melakukan berbagai pelayanan bersama dengan anggota gereja, saya menjadi tertarik terhadap gereja dan mengikuti semua ibadah. Meskipun demikian, kehidupan saya sehari-hari jauh dari kehidupan orang kristen. Sejak saya meninggalkan perusahaan saya dan memulai bisnis saya sendiri, saya selalu sibuk, dan pikiran saya didorong…

Han Chan-hyeon dari Busan, Korea

Memegang Mahkota Kehidupanku

Hari itu adalah hari yang sangat spesial bagiku meskipun pastinya terlihat seperti hari biasa bagi orang lain. Beberapa anggota dari Gereja Tuhan di Windhoek memberitahukanku tentang keberadaan Tuhan Ibu dan betapa pentingnya hal itu untuk dapat menerima janji keselamatan. Aku sangat terkejut, dan ingin belajar lebih tentang Alkitab, tetapi ibuku telah mengajarkanku bahwa aku harus berhati-hati terhadap orang lain; jadi, aku memutuskan untuk menunda belajar Alkitab sampai hari aku membuat keputusan itu dengan hati-hati. Siang hari itu juga, aku pulang ke rumah dan menandai ayat yang telah diajarkan kepadaku, aku tidak ingin melupakannya bahkan walaupun hanya satu poin. Pada sisi lain, aku berpikir, “Aku telah menghadiri sebuah gereja. Perlukah aku bertemu dengan mereka lagi?” Namun, firman Tuhan yang telah aku…

Shange Valombweleni Nawa dari Windhoek, Namibia

Pekerjaan yang Paling Berharga

“Apakah Yesus benar-benar Tuhan? Apakah Tuhan benar-benar ada?” Sebagai seseorang yang bertumbuh di dalam keluarga Kristen, saya menghadiri sebuah gereja selama bertahun-tahun kehidupan sekolah saya, tetapi ketika saya duduk di bangku SMA dan belajar mengenai biologi dan evolusi, saya mulai meragukan keberadaan Tuhan. Di dalam ilmu pengetahuan, bahkan teori sederhana saja dibuktikan oleh bukti-bukti yang membuktikan fakta tersebut. Tetapi mengenai Tuhan, tidaklah ada bukti yang membuktikan keberadaan-Nya. Saya tidak mengerti Alkitab dan terdapat banyak bagian yang sulit untuk dipercaya. Meskipun saya tidak dapat percaya kepada Tuhan, saya hanya memelihara iman saya dengan meminta kepada Tuhan supaya membiarkan saya mengetahui apakah terdapat kebenaran yang mutlak yang dapat membuktikan Dia dengan jelas. Setelah merasa ragu-ragu selama empat tahun, Tuhan, yang telah memenuhi…

Natnael Assefaw Seltene dari Denver, CO, AS

Menuju ke Dunia Injil yang Baru

“Apakah kamu ingin mendengarkan beberapa kata bijak?” Teman saya bertanya kepada saya ketika kami berjalan pulang dari sekolah pada hari terakhir tahun kedua kami di sekolah menengah akhir. Dengan melihat keinginan mereka, saya ingin mendengarkan mereka. Salah satu dari mereka yang tinggal di dekat sekolah, pulang ke rumahnya untuk mengambil Alkitab, lalu mereka menjelaskan kebenaran mengenai Bapa dan Ibu Sorgawi dan peraturan Tuhan. Firman Tuhan itu luar biasa dan pasti. Sore itu juga, saya pulang ke rumah dan menggarisbawahi setiap ayat yang telah diajarkan kepada saya karena tidak ingin melupakan bahkan satu poin pun. Pada hari berikutnya, saya telah dijadwalkan untuk pergi ke kamp pelatihan saat sekolah menengah akhir, jadi saya tidak dapat pergi ke Sion segera. Akan tetapi, firman…

Nathalia Salvatierra-Abuid dari Morgantown, WV, AS

Pertunjukan Bakat Anak Saya

Pada hari ketika saya pindah ke rumah baru, saya cepat membereskannya dan mempersiapkan untuk menghadiri kebaktian hari Ketiga. Kemudian, suami saya menerima panggilan yang menyenangkan dari seorang anggota, dia memberitahu kami untuk datang ke Sion yang berlokasi dekat dengan rumah baru kami karena di sana akan diadakan kebaktian peringatan pentahbisan. Orang yang paling bersorak dengan girang adalah anak saya yang merupakan siswa kelas lima SD. Karena keinginan dia adalah untuk bertemu dengan Ibu Sorgawi walaupun hanya sekali, dia melompat kegirangan pada Ibu yang datang untuk memberkati kita. Kasih anak saya akan Ibu sangat besar sehingga matanya berkaca-kaca hanya dengan memikirkan Ibu. Dia membantu kami dalam memberitakan Injil kepada keluarga atau kenalan kami dengan menunjukkan mereka media cetak atau video dan…

Eom Jin-suk dari Seoul, Korea

Kehendak Tuhan dalam Mempercayakan Misi Injil kepada Saya

“Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Yoh 8:32 Tuhan menganugerahkan kebenaran perjanjian baru untuk memberikan kebebasan benar kepada kita yang berdosa di sorga dan datang ke bumi ini. Sejak saya menerima kebenaran ketika saya masih pelajar, saya menikmati sepenuhnya berkat Tuhan berupa kebebasan rohani. Namun, saya mulai berubah setelah masuk ke perguruan tinggi. Saya menemukan semakin banyak hal yang ingin saya coba, dan perintah Tuhan serta ajaran-Nya terasa seperti rantai yang membelenggu saya. Keluhan dan sungut-sungut mulai muncul dan menjadi cukup besar hingga di luar kendaliku. Cinta dan emosi yang saya rasakan pada awalnya berangsur-angsur hilang. Saya merasa tidak nyaman dengan nasihat dan perhatian saudara-saudari yang datang dengan kasih mereka. Saya tahu lebih baik dari…

Im Hye-min dari Hwaseong, Korea

Michael Potter dari Hayward, CA, AS

Di Amerika Serikat, dilaporkan bahwa tujuh orang meninggal setiap hari dalam kebakaran rumah, dengan pasukan pemadam kebakaran di seluruh negeri merespons kebakaran baru setiap 24 detik. Khususnya di California, kebakaran telah menjadi masalah yang semakin besar dalam beberapa tahun terakhir karena iklim yang semakin panas dan gersang. Di tengah bahaya ini, alarm kebakaran adalah perangkat penting untuk menjaga keamanan rumah tangga. Alarm ini sangat penting terutama jika kebakaran terjadi saat semua orang di rumah sedang tidur. Sayangnya, jenis alarm kebakaran yang ada di sebagian besar rumah tidak terlalu baik untuk membangunkan anak-anak. Menurut sebuah makalah yang diterbitkan baru-baru ini di Journal of Pediatrics (Jurnal Ilmu Kesehatan Anak), hanya 53% anak usia 5-12 tahun yang terbangun karena mendengar bunyi alarm kebakaran…

Dengan Kebahagiaan yang Tak Terkendali

Tujuan akhir hidup adalah bertemu Tuhan dan kembali ke kerajaan sorga dengan menerima keselamatan melalui Dia. Dengan kata lain, hidup kita bisa disebut sebagai proses persiapan menuju kerajaan sorga yang kekal. Banyak orang hidup tanpa mengetahui inti dan makna hidup, namun saya yakin saya berbeda. Setelah berpindah agama dari Hindu ke Kristen sekitar tahun 1996, saya pikir saya akhirnya menemukan jalan saya dan saya tidak bisa berharap lebih lagi. Sekitar sepuluh tahun kemudian, setelah mendengar firman dalam Alkitab dari seorang rekan seiman saya di Nepal yang telah menerima kebenaran, saya menyadari bahwa saya juga telah kehilangan inti keselamatan. Sekarang saya tahu Tuhan datang kembali dengan nama baru untuk keselamatan kami, semua pengetahuan saya sebelumnya tidak berarti . Rahasia keselamatan yang…

Raju Purty dari Kolkata, WB, India

Hingga Saya Menuntun Satu Jiwa

Sebelum saya bertemu kebenaran, saya mencoba berkali-kali untuk beriman kepada Tuhan tetapi hal itu tidak terwujud bagiku. Saya berpikir, “Memiliki keyakinan agama sepertinya bukan kesukaan saya. Apakah saya akan bertemu Tuhan setelah kematian?” Frustrasi datang bersamaan dengan banyak pikiran. Setiap hari, saya bertanya pada diri sendiri, “Di akhir hidup ini, apa yang akan terjadi pada saya? Kemana saya akan pergi?” Saya memberikan semua waktu dan tenagaku untuk belajar, menghibur diriku sendiri bahwa itulah yang perlu kulakukan; tetapi ada sesuatu yang selalu terasa hampa dan saya tidak bahagia sama sekali. Saat saya merencanakan masa depanku, mau tak mau saya bahwa segala sesuatunya tidak ada artinya. Saya ingin menemukan sesuatu yang bisa memberi saya kebahagiaan. Sekitar waktu itu, saya punya waktu sekitar…

Maria Cleofe Cuchillo Gutierrez dari Lima, Peru

Mencari Gerbang Sempit yang Menuju Kehidupan

Sekitar tahun 2008, saya mulai sering memperhatikan semua tanda-tanda bencana di seluruh dunia. Saya telah mendengar bahwa bencana seperti itu dinubuatkan di dalam Alkitab sebagai tanda-tanda akhir zaman. Saya jadi berpikir tentang hidupku dan keselamatanku, dan sampai pada kesimpulan bahwa saya tidak mengenal Tuhan atau kehendak Tuhan dan tidak menjalani kehidupan mengikuti Tuhan, saya tidak akan bisa pergi ke sorga. Pencarianku akan Tuhan dan kebenaran dimulai. Saya mulai mencari video di Internet, mengunjungi toko buku, dan menghabiskan waktu berjam-jam di bagian agama. Saya bergabung dengan sebuah organisasi Katolik di universitas kampus saya dan menanyakan berbagai pertanyaan kepada ketua organisasi dan membaca pamflet yang akan ditinggalkan oleh anggota dari berbagai gereja di depan pintu saya. Tidak ada yang saya tonton, baca,…

Carly Dinnie dari Middletown, CT, AS

Tuhan Telah Datang

Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, saya menjadi anggota Gereja Tuhan. Firman dalam Alkitab sungguh luar biasa sehingga saya memimpin kedua putra saya, yang saat itu masih duduk di bangku sekolah dasar, dan kakak perempuan saya yang kedua ke Sion. Saya mempelajari beberapa bagian Alkitab dan mendengar pujian dari para anggota, jadi saya percaya bahwa aku mempunyai iman. Namun, saya tidak bisa menerima Tuhan yang datang dengan tubuh jasmani yang tidak berbeda dengan kita, sehingga akhirnya saya meninggalkan kebenaran. Sepuluh tahun setelah itu, cobaan datang tanpa pemberitahuan dan bahkan menghancurkan keinginan saya untuk hidup. Saya benar-benar lelah baik secara jasmani maupun rohani, dan bahkan perkataan orang yang saya andalkan pun tidak dapat menghiburku. Ketika saya tidak dapat menemukan alasan untuk…

Baek Eun-hui dari Gimhae, Korea Selatan

Setelah Menyadari Bapa dan Ibu Sorgawi

Saya lahir di Denmark, dan ketika saya berumur dua belas tahun, saya dan ibu saya pindah ke Malmö, Swedia. Seiring bertambahnya usia, saya menjadi egois dan tidak menemukan makna apa pun dalam hidup. Saya pindah kembali ke Denmark dan berpesta sebanyak yang saya bisa. Saya mulai banyak berolahraga, ingin menjadi yang terkuat dan paling tampan. Kemudian, saya pindah kembali ke Swedia dan kembali ke sekolah dengan niat memulai hidup baru. Suatu hari, seseorang mengetuk pintu saya. Dua orang Korea sedang berdiri di luar, ingin memberitahukan kepada saya tentang Tuhan Ibu. Karena mereka tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik, saya tidak begitu mengerti apa yang mereka bicarakan, namun saya tetap tertarik. Mereka mencoba menjelaskan dengan menulis di selembar kertas dan saya…

Simon Peter Lindmer dari Gothenburg, Swedia

Ramie Mac Perfett dari Pittsburgh, PA, Amerika Serikat

Menulis selalu menjadi cara saya untuk memahami dunia di sekitar saya, dan saya telah menyimpan banyak jurnal selama bertahun-tahun. Saya jarang membaca kembali catatan lama yang telah saya tulis, karena catatan tersebut selalu menjadi pengingat yang menyakitkan akan perjuangan yang terus kita hadapi di bumi ini. Catatan-catatan itu juga mengingatkan saya bahwa saya belum menemukan jawaban mengapa kita menderita, meskipun sudah ditulis bertahun-tahun yang lalu. Namun, baru-baru ini setelah menerima berkat untuk berada di dalam kebenaran selama satu tahun—semua berkat dan kemuliaan saya ucapkan bagi Bapa dan Ibu atas kasih karunia ini—suatu malam, saya mendapati diri saya membaca jurnal-jurnal lama saya. Dari satu halaman ke halaman berikutnya, setiap catatan tampak memiliki tema yang sama, yaitu ketidakpuasan. Hari demi hari, pikiran…

Erika Reyes-Soto dari Ridgewood, NJ, AS

Saya bekerja sebagai freelancer (pekerja lepas) dan setelah menyelesaikan pekerjaan saya, saya memutuskan untuk berkeliling dunia. Suatu hari, saya sedang duduk di sebuah kedai kopi, mengamati orang-orang yang lalu lalang. Tiba-tiba, pikiran saya mulai bertanya-tanya, dan saya mulai mempertanyakan hal-hal seperti, “Apa tujuanku ada di bumi ini? Mengapa semuanya begitu monoton dan berulang-ulang? Di manakah kebahagiaan itu?” Saya menyadari bahwa meskipun saya berkeliling dunia, saya tidak akan merasakan kebahagiaan yang utuh, karena semuanya adalah rutinitas seperti bangun pagi, mandi, makan, dan tidur. Jadi, saya menyimpulkan bahwa bumi ini sama seperti penjara. Jauh di lubuk hati saya, saya sedang mencari sebuah jawaban, dan saya merindukan kasih sejati, kasih keluarga. Pada suatu Minggu malam di dalam sebuah mal, saya sedang menunggu teman…

Sesuai dengan Kehendak Tuhan

Saya tidak pernah berpikir untuk menganut agama lain, karena pengaruh nenek saya yang sangat percaya pada agama Katolik. Ketika kakak dan abang iparku yang menghadiri Gereja Tuhan memberi tahuku tentang kebenaran, saya senang mengetahui apa yang ada dalam Alkitab, tetapi itu saja. Saya tidak ingin belajar lebih jauh. Namun, pikiranku berubah ketika saya pergi ke Gereja Tuhan bersama kakak dan abang iparku. Sepertinya orang-orang di tempat itu dipenuhi dengan kasih. Saya juga menikmati belajar Alkitab. Saya belajar tentang rahasia pengampunan dosa─mengapa orang harus mati setelah mengalami banyak kesakitan dalam hidup mereka? pertanyaan saya telah terjawab. Sampai saat itu, saya mengaku percaya kepada Tuhan tetapi setiap kali saya dihadapkan pada hal-hal yang sulit, saya kehilangan iman dan menganggap hidup ini sebagai…

Selenne Christine Sanchez dari Los Angeles, AS

Terjadi Sesuai dengan Firman Tuhan

Ibu Sorgawi memberi kami berkat dengan berkata, "Sekarang, Injil di Eropa juga akan berjalan dengan baik." Firman ini adalah sebuah dorongan besar bagi para anggota gereja di Düsseldorf, Jerman, yang telah berjuang melawan hambatan penginjilan yang tinggi di Eropa. Kami semakin yakin bahwa segala sesuatu pasti akan terjadi sesuai dengan firman Tuhan setelah merasakan pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa selama festival penginjilan yang dilaksanakan bersama gereja-gereja di Eropa Tengah pada Hari Raya Pentakosta. Sebelum dan sesudah Hari Raya Pentakosta, ada banyak hal yang belum pernah kami alami sebelumnya terjadi di Sion Düsseldorf. Kami membawa banyak jiwa ke Sion. Anggota-anggota baru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkualitas dengan ketertarikan yang besar terhadap firman Tuhan. Hal ini mendorong para anggota lama yang sudah…

Gereja Tuhan di Düsseldorf, Jerman