WATV.org is provided in English. Would you like to change to English?

Tujuan Memelihara Ibadah

1102 Jumlah tampilan

Kita adalah orang berdosa dari sorga. Lalu, apakah tujuan kita menyembah Tuhan?

Pertama, adalah untuk memperkuat hubungan kita dengan Tuhan.

Yang kita sembah adalah Tuhan. Tuhan menciptakan sorga dan bumi, memberikan napas hidup kepada manusia, menyelamatkan kita yang adalah orang berdosa, bahkan menjanjikan kita Kerajaan Sorga melalui firman kebenaran-Nya.

Pelayanan ibadah memperkuat hubungan kita dengan Tuhan dengan menegaskan kembali hubungan antara Tuhan dengan kita sebagai Orang Tua dengan anak-anak Mereka, Raja dengan penduduk-Nya, Sang Pencipta dan makhluk ciptaan-Nya. Hubungan kita dengan Tuhan tak dapat dipisahkan ketika belajar mengenai Tuhan, menghormati Dia melalui ibadah, dan memuji Dia atas kasih karunia-Nya.

“Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.”Im 26:12

“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.”Yoh 4:23

Kedua, hal itu dilakukan dengan tujuan supaya dosa kita dapat diampuni dan untuk berdamai dengan Tuhan.

Tujuan utama menyembah kepada Tuhan adalah menerima berkat pengampunan dosa. Dosa kita memisahkan kita dari Tuhan (Yes 59:1-3). Pada zaman Perjanjian Lama, bangsa Israel mengorbankan hewan supaya dosa mereka dapat diampuni, dan mereka beribadah dengan mempersembahkan darah hewan korban. Sekarang ini, Kristus telah datang sebagai kenyataan dari domba yang dikorbankan. Dia telah dikorbankan untuk dosa-dosa kita supaya Dia dapat membuka jalan bagi kita agar dapat dibebaskan dari rantai dosa dan berdamai dengan Tuhan (Ef 2:12-19). Oleh karena itu, adalah hal yang wajar untuk kita melaksanakan ibadah untuk mengingat dan memperingati kasih Kristus yang mati untuk kita.

Ketiga, adalah untuk mengucapkan syukur dan kemuliaan untuk Tuhan.

Tuhan adalah Sang Pencipta dari segala sesuatu di alam semesta ini. Kita hidup di bawah karunia Tuhan baik kita sadar maupun tidak. Tuhan merencanakan segala sesuatu untuk kebaikan kita. Tuhan mengasihi kita secara tersembunyi. Kita adalah makhluk yang diciptakan oleh Tuhan. Oleh karena itu, sudah sewajarnya bahwa kita harus memuliakan, menghormati, dan berterima kasih kepada Tuhan Sang Pencipta.

“Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”Wahyu 4:11

Keempat, adalah untuk menerima berkat.

Tuhan mencari mereka yang menyembah Dia dalam roh dan kebenaran, dan mencurahkan berkat ke atas orang-orang seperti mereka. Setiap ibadah mengandung karunia dan berkat Tuhan. Salomo mengorbankan seribu korban bakaran, dan hasilnya, dia menerima hikmat dari Tuhan; dia menjadi raja yang paling bijak pada zamannya, dan dapat membuat negaranya makmur (1 Raj 3:4-14).

Dengan cara seperti ini, Tuhan memberikan pengampunan dosa, keselamatan, dan berkat kepada mereka yang memelihara ibadah. Kita semua harus beribadah kepada Tuhan dalam roh dan kebenaran untuk menerima banyak berkat dari Tuhan.

Hal-hal yang Perlu Dipikirkan
Apakah tujuan kita menyembah Tuhan?
Berkat apakah yang diperoleh Salomo setelah mengorbankan seribu korban bakaran kepada Tuhan?