Iman dan Kehidupan
Ini membantu jemaat-jemaat yang berharap untuk menjadi keharuman Kristus menjalani kehidupan iman yang benar.
Keamanan dan Kebahagiaan bagi Tetangga Kita
Suatu hari, para anggota Gereja Baltimore berkumpul di auditorium publik Asosiasi Bantuan Timbal Balik Polisi Crownsville. Beberapa dari mereka sudah datang lebih awal dari waktu yang ditentukan, membongkar barang-barang yang mereka bawa ke sana, dan mulai bekerja dengan sungguh-sungguh. Kami berada di sana untuk menyajikan makan malam sebagai terima kasih kepada petugas polisi setempat yang bekerja keras siang dan malam. Ruangan yang kusam dan kosong berubah menjadi tempat yang indah seperti aula pernikahan yang anggun saat tangan para member menyentuhnya. Menjelang waktu acara, aula sudah dipenuhi petugas polisi. Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang datang saat jam istirahat kerja. Lalu tiba-tiba sirene berbunyi dan tujuh hingga delapan petugas segera berlari keluar setelah menerima pesan radio. Berbeda dengan kami…
Gereja Baltimore, MD, AS
Dengan Hati Cinta dan Kasih Sayang
Saya ingin berbagi kesadaran yang saya alami saat memimpin dua jiwa ke Sion. Saya dan adik perempuan saya menerima kebenaran pada waktu yang hampir bersamaan, dan orang pertama yang ingin kami bagikan berkat Tuhan adalah ibu kami. Karena dia telah setia menghadiri gereja Protestan selama beberapa dekade, saya berasumsi dia akan segera menyadari kebenaran setelah saya memberitahukan kebenaran kepadanya. Namun, bertentangan dengan ekspektasi saya, dia berkata bahwa dia tidak pernah ingin pindah ke gereja lain, meskipun dia mengakui iman kami; dia bahkan tidak mengizinkan kami mengatakan sepatah kata pun tentang gereja. Namun, kami tidak boleh menyerah terhadapnya—ibu kami yang tercinta. Setiap kali kami bertemu dengannya, kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberitakan bahkan sebagian firman Tuhan kepadanya. Entah dia mengetahui isi…
Jeong Gyeong-hui dari Uijeongbu, Korea
Iman yang Berakar Dalam
Hutan yang tertata dengan baik membantu mencegah tanah longsor dan kerusakan akibat banjir pada musim hujan. Kuncinya terletak pada akar yang menembus tanah. Akar yang kokoh dan menjangkau jauh di bawah tanah berfungsi sebagai tiang pancang, mencegah pergerakan tanah, sedangkan akar yang rapat dan dangkal berfungsi sebagai jaring, menahan tanah yang gembur. Celah pada tanah akibat akar yang menyebar untuk menyerap air seperti spons, sehingga mencegah air hujan mengalir ke sungai sekaligus. Tanah di dasar hutan yang lebat dapat menyimpan air 20 kali lebih banyak dibandingkan permukaan perkotaan yang mengeras. Dalam kehidupan iman, terkadang kita menghadapi cobaan yang tidak terduga. Kesulitan yang berat seperti badai yang mengamuk, dapat menggoyahkan harapan kita akan sorga, baik secara tiba-tiba maupun berulang kali. Iman…
Perbedaan Panen
Dua orang petani pergi ke ladang untuk memanen jelai yang sudah matang. Yang satu terus bekerja sejak pagi, dan yang lainnya sesekali istirahat sejenak. Setelah makan siang, mereka bekerja dengan cara yang sama seperti di pagi hari. Pemanenan jelai belum selesai senja. Orang yang bekerja sepanjang hari tanpa istirahat menyeka keringat di keningnya dan berbalik untuk melihat berkas jelai, dan dia terkejut. Petani yang beristirahat sesekali mempunyai tumpukan berkas yang lebih tinggi daripada dirinya. “Bagaimana ini bisa terjadi? Saya terus memanen tanpa henti, namun tumpukan Anda lebih tinggi dari pada pinya saya.” “Saya terus mengasah sabit setiap kali saya sambil memotong jelai.”
Satu Perbuatan yang Berbakti
Saya tumbuh di keluarga kaya berkat ayah saya yang merupakan seorang akuntan pajak terkenal. Banyak orang iri padaku karena ayahku yang cakap, tapi bagiku, ayahku adalah orang yang kaku dan paling sulit untuk didekati. Itu karena saya selalu lemah dan tidak kompeten, tidak seperti kakak perempuan dan kakak laki-lakiku yang memenuhi harapan ayahku. Saya terpesona oleh saksofon yang saya pelajari secara kebetulan di perguruan tinggi dan mulai fokus pada musik. Kemudian ayah saya semakin tidak puas dengan saya. Kakak perempuan dan kakak laki-lakiku berhasil menjadi ahli di bidangnya masing-masing, namun saya sama sekali tidak mempunyai gambaran mengenai masa depanku. Seiring berjalannya waktu, saya semakin menjauh dari ayahku, dan merasa canggung dengan kakak perempuan dan kakak laki-lakiku juga. Bahkan setelah saya…
Lee Hye-gyeong dari Seoul, Korea
Hak Istimewa Saya
Suami saya dan saya menjalankan sebuah restoran kecil di Yongin. Awalnya saya hanya membantu suami saya yang adalah seorang koki, namun seiring berjalannya waktu, saya tidak hanya sekedar membantunya lagi. Bekerja di restoran dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam, saya tidak punya waktu untuk diri sendiri. Saya ingin memberikan bantuan sebanyak-banyaknya kepada suamiku yang bekerja sangat keras, tetapi di saat yang sama, saya tidak bisa berhenti berpikir, ‘Kapan saya bisa keluar dari rutinitas ini?’ Kadang-kadang, saya teringat pada masa lalu yang indah ketika saya melakukan pekerjaan Injil bersama saudara-saudari di garis depan Injil sebelum pindah ke sini, dan kemudian saya sangat ingin kembali ke masa itu. Saya iri kepada saudara-saudari, yang sepertinya memberitakan Injil, menikmati waktu luang mereka,…
Ju Yeong-mi dari Yongin, Korea
Bagaimana Membebaskan Diri dari Kekhawatiran Sepele
Ada seorang laki-laki yang selalu merasa resah dan cemas terhadap hal-hal kecil dan sepele. Keinginannya adalah hidup tanpa rasa khawatir. Jadi suatu hari dia pergi menemui orang bijak di desanya dan bertanya bagaimana caranya agar terbebas dari kecemasan. Lalu orang bijak itu berkata: “Mengapa kamu tidak menyisihkan hari tertentu untuk khawatir?” Jadi dia memutuskan untuk khawatir pada satu hari setiap minggunya. Sejak saat itu, setiap kali dia dihadapkan pada masalah, permasalahan atau kekhawatiran, dia menuliskannya di selembar kertas, beserta tanggal terjadinya, dan memasukkannya ke dalam kotak. Pada hari yang ditentukan, dia akan membuka kotak itu dan mulai membaca apa yang tertulis di setiap kertas. Kemudian dia sangat terkejut karena hal-hal yang mengganggunya terasa bukan masalah besar lagi baginya. Setelah itu,…
Tantangan
Charles Lindbergh adalah pilot pertama yang terbang sendirian melintasi Samudera Atlantik. Di tahun-tahun terakhir hidupnya, dia banyak mengenang masa mudanya; dia merasa seperti kehilangan kepercayaan diri dan menjadi negatif seiring bertambahnya usia. Suatu hari, dia pergi ke museum untuk melihat pesawat yang dia tumpangi ketika dia melintasi Samudera Atlantik di masa mudanya. Dengan izin direktur museum, Lindbergh naik ke pesawat yang dipajang dan tenggelam dalam pikirannya untuk beberapa saat. Kemudian dia sangat terkejut saat melihat ke kursi pilot; tidak ada panel instrumen atau altimeter di dalam pesawat. Kemudian direktur museum berkata, “Kamu masih menganggapnya mengejutkan, bukan? Anda melintasi Samudera Atlantik dengan pesawat yang hanya berupa sebongkah logam ini. Ide terbang itu sendiri sungguh menakjubkan.” Kemudian Lindbergh menyadari mengapa dia merasa…
Cara Terindah untuk Berbagi
“Suhu ruangan 6℃” Itu adalah memo yang tertulis di catatan laboratorium Madame Curie yang memenangkan Hadiah Nobel sebanyak dua kali. Dia mengabdikan dirinya untuk bereksperimen siang dan malam di gudang yang tidak memiliki pemanas. Melalui ribuan percobaan memisahkan dan memurnikan bijih uranium, dia mengekstraksi radium (Ra) dan membuka era terapi radiasi. Madame Curie berhenti mengajukan paten, yang akan menjadi kesempatan untuk hidup nyaman bagi dirinya dan keturunannya. Mereka menghabiskan seluruh uangnya untuk dana penelitian, dan meskipun mereka jatuh sakit karena paparan radiasi, mereka mengizinkan orang yang membutuhkannya untuk secara bebas menggunakannya untuk mengobati penyakit mereka. Adalah mulia untuk membagikan apa yang dimiliki tanpa mengharapkan imbalan duniawi apa pun. Jika berbagi itu melalui pengorbanan seseorang, apa lagi yang perlu kita katakan?…
Hingga Saya Menuntun Satu Jiwa
Sebelum saya bertemu kebenaran, saya mencoba berkali-kali untuk beriman kepada Tuhan tetapi hal itu tidak terwujud bagiku. Saya berpikir, “Memiliki keyakinan agama sepertinya bukan kesukaan saya. Apakah saya akan bertemu Tuhan setelah kematian?” Frustrasi datang bersamaan dengan banyak pikiran. Setiap hari, saya bertanya pada diri sendiri, “Di akhir hidup ini, apa yang akan terjadi pada saya? Kemana saya akan pergi?” Saya memberikan semua waktu dan tenagaku untuk belajar, menghibur diriku sendiri bahwa itulah yang perlu kulakukan; tetapi ada sesuatu yang selalu terasa hampa dan saya tidak bahagia sama sekali. Saat saya merencanakan masa depanku, mau tak mau saya bahwa segala sesuatunya tidak ada artinya. Saya ingin menemukan sesuatu yang bisa memberi saya kebahagiaan. Sekitar waktu itu, saya punya waktu sekitar…
Maria Cleofe Cuchillo Gutierrez dari Lima, Peru
Buah yang Mengajari Saya Kesabaran
Saya keluar untuk memberitakan Injil di Osasco Center dan bertemu dengan seorang perempuan di dekat stasiun kereta bawah tanah. Dia tinggal di Itapevi, sekitar satu setengah jam perjalanan dengan mobil dari Osasco. Dia telah mengunjungi banyak gereja, namun dia tidak menghadiri satu pun gereja karena tidak ada yang mengajari dia tentang Alkitab dengan benar. Ketika dia mendengar kebenaran tentang Tuhan Ibu, dia sangat tertarik dan berkata, “Hal ini dibuktikan dengan sangat jelas di dalam Alkitab, tetapi mengapa tidak ada seorang pun yang mengajari saya hal ini sampai sekarang?” Dia ingin mengetahui lebih banyak tentang Alkitab dan bertemu lagi pada hari Minggu. Beberapa hari kemudian, saya menuju Itapevi untuk menemuinya seperti yang telah kami janjikan. Saya naik kereta dan bus secara…
Jeon Myeong-hui dari Sao Paulo, Brasil
Cara Menyampaikan Kasih
Ketika saya hendak melakukan perjalanan misi jangka pendek ke Mumbai di India, saya setengah bersemangat dan setengah khawatir karena saya merasakan tekanan untuk belajar bahasa Hindi. Bertanya-tanya apakah saya benar-benar harus belajar bahasa Hindi, saya bertanya kepada beberapa anggota apakah saya boleh berbicara bahasa Inggris saja. Namun, mereka semua menjawab bahwa saya mungkin mendapat masalah atau kesulitan jika saya tidak mengerti bahasa Hindi. Saya memutuskan untuk belajar bahasa Hindi, tetapi saya bingung karena semua huruf tampak sama bagi saya. Bahasa Hindi memiliki banyak unsur tata bahasa yang sulit dipelajari, seperti kata benda maskulin, kata benda feminin, serta perbedaan tunggal dan jamak. Bahasa Hindi memiliki struktur tata bahasa yang kompleks; ada perbedaan antara maskulin dan feminin serta antara tunggal dan jamak…
Choi Hui-won dari Namyangju, Korea
Sebuah Kesempatan
Pada awal abad ke-19, Rothschild Bank yang sukses besar di Eropa berencana membuka cabang baru di Amerika. Suatu hari, Direktur bank memanggil seorang karyawan yang berkompeten dan bertanya, “Kami berencana membuka cabang baru di Amerika dan menurut saya sekarang adalah waktu terbaik. Berapa banyak waktu yang Anda perlukan untuk bersiap berangkat?” Setelah ragu-ragu, dia menjawab bahwa itu akan memakan waktu sekitar sepuluh hari. Presiden menyuruhnya pergi dan memanggil karyawan lain, dan menanyakan pertanyaan yang sama. Lalu dia menjawab dia bisa berangkat dalam tiga hari. Dia memanggil karyawan lain dan menanyakan pertanyaan yang sama. Karyawan itu menjawab, “Saya bisa segera pergi.” “Bagus! Mulai sekarang, Anda adalah manajer cabang di San Francisco.” Dia adalah Julius May yang menjabat sebagai manajer Rothschild Bank…
Tali Kasih
Seorang ahli biologi menemukan fenomena menarik saat mengamati laba-laba yang hidup di dahan atau semak. Bahkan ketika induk laba-laba berada jauh, jika ada hal kecil yang berbahaya terjadi pada bayi laba-laba, induk laba-laba dengan cepat mendatangi bayi-bayinya untuk melindungi mereka. Ahli biologi itu penasaran ingin tahu bagaimana induk laba-laba mengetahui kapan bayinya dalam bahaya dan datang. Jadi dia mengamati laba-laba itu dengan lebih cermat. Hasilnya menarik. Induk laba-laba dan bayi laba-laba dihubungkan satu sama lain melalui tali yang sangat tipis. Saat bayi laba-laba tersebut mendapat ancaman musuh, mereka menggerakkan badannya dan talinya ditarik. Ketika sang ibu merasakan getaran tersebut, ia langsung menghampiri bayinya. Tuhan dan kita juga terhubung satu sama lain melalui tali yang tidak terlihat. Itu adalah tali kasih…
Saatnya Menyadari Hati Ibu
Sebelum berpartisipasi dalam perjalanan misi ke Cartagena di Kolombia, saya tidak mempunyai pikiran untuk peduli terhadap jiwa-jiwa lain. Saya tidak mengetahui nilai dari satu jiwa dan hanya memberitakan Injil dengan rasa tanggung jawab. Saya tidak merasakan apa pun meskipun saya tidak mempunyai buah; padahal saya ada janji dengan seseorang yang tertarik pada kebenaran, saya mudah melupakan orang itu jika sulit untuk bertemu, dan tidak mencari orang tersebut. Saya benar-benar anak yang bodoh. Ketika saya mengetahui ada perekrutan untuk menginjil di wilayah baru Sion, saya sungguh-sungguh ingin berpartisipasi karena saya pikir ini akan menjadi kesempatan bagi saya untuk berubah. Saya yakin bahwa ini akan menjadi kesempatan untuk membuat resolusi baru dalam kehidupan iman saya. Saya membuat tujuan untuk berpartisipasi dalam perjalanan…
Huacho, Peru
Jalan Berbunga di Kamboja
Selama liburan, saya pergi ke Kamboja sebagai anggota ASEZ, Tim Kerja Bakti Mahasiswa Gereja Tuhan Asosiasi Misi Dunia. Layanan sukarela yang seharusnya dilakukan tim saya adalah melukis mural. Pada awalnya kami sedikit bingung karena kami berharap dapat memberikan bantuan praktis seperti menyumbangkan perlengkapan sekolah kepada siswa setempat dan membersihkan jalan. Namun mempercantik lingkungan hidup sama pentingnya dengan memungut sampah di jalanan karena untuk membersihkan hati warga, pemilik jalan. Salah satu masalahnya adalah tidak ada satu pun dari kami yang pernah melukis mural sebelumnya; kami tidak tahu harus berbuat apa. Kemudian beberapa anggota yang pandai melukis membuat sketsa dan kemudian anggota lainnya menambahkan detailnya. Pada hari layanan sukarela, kami bangun subuh dan membuat sketsa. Sebelum mengecat tembok, kami membersihkan area sekitar…
Seongnam, Korea, Park Yeon-wu
Selalu Berbicara Positif
“Dilarang membuat coretan”, “Dilarang membuang sampah sembarangan”, “Dilarang memotret”, “Dilarang membawa makanan”, “Dilarang parkir”... Saat Anda pergi ke tempat-tempat yang sering dikunjungi orang, seperti jalan raya, perkantoran, atau restoran, Anda bisa dengan mudah menjumpai berbagai tanda larangan atau tanda peringatan bertuliskan “CCTV sedang merekam”. Mereka berjalan sejauh 13 km di sebuah jalan di Seoul dengan populasi yang besar dan memeriksa dinding luar, tiang, pintu masuk gedung, dll., dan menemukan bahwa ada sekitar 2.000 tanda larangan dan peringatan. Ada satu untuk setiap sembilan langkah yang diambil oleh orang dewasa. Mengenai hal ini, seorang pakar psikologi konseling mengatakan, “Ini adalah tindakan yang tidak dapat dihindari untuk menjaga ketertiban dan keamanan, namun jika berlebihan dapat menjadi penindasan psikologis pada masyarakat dan menjadi sumber…
Ramie Mac Perfett dari Pittsburgh, PA, Amerika Serikat
Menulis selalu menjadi cara saya untuk memahami dunia di sekitar saya, dan saya telah menyimpan banyak jurnal selama bertahun-tahun. Saya jarang membaca kembali catatan lama yang telah saya tulis, karena catatan tersebut selalu menjadi pengingat yang menyakitkan akan perjuangan yang terus kita hadapi di bumi ini. Catatan-catatan itu juga mengingatkan saya bahwa saya belum menemukan jawaban mengapa kita menderita, meskipun sudah ditulis bertahun-tahun yang lalu. Namun, baru-baru ini setelah menerima berkat untuk berada di dalam kebenaran selama satu tahun—semua berkat dan kemuliaan saya ucapkan bagi Bapa dan Ibu atas kasih karunia ini—suatu malam, saya mendapati diri saya membaca jurnal-jurnal lama saya. Dari satu halaman ke halaman berikutnya, setiap catatan tampak memiliki tema yang sama, yaitu ketidakpuasan. Hari demi hari, pikiran…
Erika Reyes-Soto dari Ridgewood, NJ, AS
Saya bekerja sebagai freelancer (pekerja lepas) dan setelah menyelesaikan pekerjaan saya, saya memutuskan untuk berkeliling dunia. Suatu hari, saya sedang duduk di sebuah kedai kopi, mengamati orang-orang yang lalu lalang. Tiba-tiba, pikiran saya mulai bertanya-tanya, dan saya mulai mempertanyakan hal-hal seperti, “Apa tujuanku ada di bumi ini? Mengapa semuanya begitu monoton dan berulang-ulang? Di manakah kebahagiaan itu?” Saya menyadari bahwa meskipun saya berkeliling dunia, saya tidak akan merasakan kebahagiaan yang utuh, karena semuanya adalah rutinitas seperti bangun pagi, mandi, makan, dan tidur. Jadi, saya menyimpulkan bahwa bumi ini sama seperti penjara. Jauh di lubuk hati saya, saya sedang mencari sebuah jawaban, dan saya merindukan kasih sejati, kasih keluarga. Pada suatu Minggu malam di dalam sebuah mal, saya sedang menunggu teman…
Mengatasi dengan Pikiran dan Sikap Positif
Ketika seseorang sakit, mereka biasanya membungkuk, mengira hal itu akan membuat mereka merasa lebih nyaman dan terbantu. Namun, penelitian menunjukkan bahwa duduk tegak lebih efektif dalam mengatasi rasa sakit daripada membungkuk. Alasannya adalah sebagai berikut: Pertama, ketika Anda duduk tegak dengan postur tubuh yang penuh percaya diri sambil menjulurkan dada, produksi testosteron-hormon yang membantu meredakan rasa sakit, akan meningkat. Kedua, jika Anda membungkuk, secara psikologis tubuh Anda berpikir bahwa Anda tidak dapat mengatasi rasa sakit. Sebaliknya, jika Anda duduk tegak dengan percaya diri, tubuh Anda percaya bahwa Anda bisa mengatasinya. Hal ini juga terlihat secara psikologis. Jika Anda sedang mengalami kesulitan, mengangkat dagu membantu Anda untuk mengatasinya dengan lebih mudah daripada menundukkan kepala. Ketika Anda memiliki pikiran dan sikap positif,…