Iman dan Kehidupan
Ini membantu jemaat-jemaat yang berharap untuk menjadi keharuman Kristus menjalani kehidupan iman yang benar.
Kasih Ibu Hanya untuk Anak-anaknya
Suatu hari, saya sedang makan siang dengan kakek saya, dan kami mendiskusikan hal yang paling penting dalam sebuah hubungan. Saya menyebutkan komunikasi sebagai sesuatu yang menurut saya penting, dan kemudian dia menceritakan sebuah kisah lama: Sebelum ayah saya lahir, kakek dan nenek saya memiliki seorang anak laki-laki. Dia lahir dalam keadaan mati otak, dan dokternya memberitahu kakek saya bahwa dia hanya akan hidup sehari atau seminggu atau paling lama dua minggu. Kekhawatiran terbesar kakek saya adalah bagaimana hal itu akan menghancurkan hati nenek saya, melihat anaknya meninggal seperti itu, dan dia ingin nenek saya terhindar dari rasa sakit. Jadi, dia membuat keputusan tanpa berkonsultasi dengannya, untuk mengirim bayi yang baru lahir itu ke sebuah institusi pelayanan kesehatan yang jauh. Setelah…
Maxwell Rothstein dari Philadelphia, PA, AS
Dekat dengan Tuhan
Ketika saya berada di tahun pertama sekolah menengah, saya belajar Alkitab dengan mendalam di Sion. Sebenarnya saya mulai pergi ke gereja bersama keluargaku ketika saya masih kecil, tetapi itulah pertama kalinya saya mempelajari firman Tuhan dengan serius. Meskipun saya masih muda, saya yakin bahwa saya mengetahui cukup banyak tentang Alkitab, namun nubuat dan penggenapan Alkitab yang saya pelajari hari itu adalah sesuatu yang baru, seolah-olah saya belum pernah menemukannya sebelumnya. Alkitab penuh dengan bukti yang tidak dapat disangkal dan Tuhan benar-benar ada. Saya sangat bahagia karena saya percaya pada Alkitab dan Tuhan dengan pasti sehingga saya menulis surat ucapan terima kasih kepada Tuhan. ‘Terima kasih, Tuhan! Saya menyadari banyak hal hari ini. Mulai sekarang, izinkanlah saya untuk mengikuti Engkau setiap…
Lee Pyung-hwa dari Seoul, Korea
Dengan Hati Sebagai Pemilik
“Orang yang memiliki rasa tanggung jawab adalah pemilik, dan orang yang tidak memiliki rasa tanggung jawab adalah tamu.” Saat kebaktian pembukaan mahasiswa, perkataan seorang aktivis kemerdekaan Korea, Ahn Chang-ho terngiang-ngiang di telinga saya. Saya berpikir jika saya memiliki tanggung jawab dan inisiatif dalam apa pun yang aku lakukan, akan ada hasil yang baik, dan dalam sekejap, hatiku yang setengah gembira dan setengah khawatir dipenuhi dengan kegembiraan dan antisipasi menjelang kehidupan kampus pertamaku. Ketika tahun ajaran baru dimulai, saya menjadi lebih dekat dengan banyak teman, sehingga saya sering mempunyai kesempatan untuk berbagi kebenaran. Terlebih lagi, ada Sion di depan kampusku, jadi setiap kali saya melewatinya, saya memberi tahu teman-teman saya, “Saya pergi ke gereja itu,” dan sering kali membahas tentang Alkitab.…
Kim Min-tae dari Seoul, Korea
Tuhan Menuntun Jalanku
Ketika saya merencanakan dan memulai sesuatu, saya sering terganggu dengan berbagai macam kekhawatiran. Saya hanya berdoa kepada Tuhan ketika saya benar-benar putus asa. Namun, saya terbangun ketika saya menyadari bahwa tidak semua hal terjadi sesuai dengan rencana dan kerja keras saya. “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.” Ams 16:9 Segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendak Tuhan, termasuk pengalaman misi penginjilan saya di luar negeri. Dari luar, hal ini tampak seperti sesuatu yang saya rencanakan dan laksanakan, tetapi jika Tuhan tidak menuntun saya, saya tidak akan bisa melakukan apa pun. Saya mengucap syukur kepada Tuhan Elohim yang telah berjalan bersama kita dan menuntun kita ke sorga.
Ryu Gi-bok dari Hyderabad, India
Apa yang Menguasai Hatiku
Ada sebuah kisah tentang seorang pedagang yang melakukan perjalanan melintasi padang pasir pada malam yang sangat dingin bersama untanya. Saat malam semakin dingin, unta itu meminta izin untuk memasukkan hidungnya ke dalam tenda pedagang itu. pedagang itu setuju. Tak lama kemudian, unta itu meminta untuk memasukkan kepalanya, lalu kaki depannya, dan akhirnya seluruh tubuhnya—hingga pada akhirnya, unta itu mengambil alih seluruh tenda, dan pedagang itu justru terpaksa berada di luar, kedinginan. Kisah ini menunjukkan bagaimana membiarkan kesalahan kecil sekalipun, dengan berpikir "itu hanya hal kecil," dapat perlahan berkembang hingga menguasai hati Anda. Apa yang awalnya merupakan sesuatu yang kecil dapat menumpulkan hati nurani Anda dan meninggalkan penyesalan yang dalam ketika semuanya sudah terlambat untuk diperbaiki.
Sikap dalam Belajar
“Setiap kali kamu jatuh, ambillah sesuatu.” Itulah kata-kata dari Oswald Avery, seorang ahli bakteriologi asal Kanada. Kegagalan bukanlah akhir. Jika kita bisa belajar sesuatu darinya, kegagalan itu justru bisa menjadi batu loncatan untuk mewujudkan cita-cita yang lebih tinggi dari sebelumnya. Jangan pernah lupa bahwa sikap untuk terus belajar—meskipun harus melalui banyak kegagalan dan kekecewaan—jauh lebih penting daripada kesuksesan yang instan.
Bahkan Hal-Hal Terkecil
“Seberkas sinar matahari kecil pun dapat bersinar melalui lubang kecil. Bukan batu-batu besar, melainkan kerikil-kerikil kecil sering membuat orang-orang tersandung.” Penulis Inggris Arthur Conan Doyle mengingatkan kita akan pentingnya hal-hal kecil. Memang, apa yang sering kita abaikan terkadang dapat menyebabkan masalah tak terduga di kemudian hari. Di saat yang sama, tindakan sekecil apa pun dapat menjadi kunci untuk menyelesaikan masalah. Untuk mewaspadai kemalangan yang datang tanpa disadari—dan untuk terus membangun kehidupan yang penuh dengan kesempatan dan berkat—kita harus menganggap hal-hal terkecil sekalipun sebagai sesuatu yang penting dan dengan cermat menanganinya.
Sebab Tuhan adalah Saksiku
“Sebab Allah adalah saksiku betapa aku dengan kasih mesra Kristus Yesus merindukan kamu sekalian. ” Flp 1:8 Rasul Paulus sangat yakin akan kasihnya terhadap anggota jemaat dalam Injil, dan berkata bahwa Tuhan adalah saksinya betapa ia mengasihi mereka. Kita dapat merasakan ketulusannya yang mendalam untuk saudara-saudara yang ia kasihi dengan segenap hati dan jiwanya. Ketika Anda berusaha untuk membantu saudara-saudari Anda, menangis menanggapi penderitaan mereka, mungkin tidak ada orang yang tahu atau mengakuinya. Tetapi hal itu tidak menjadi masalah karena Tuhan mengetahui semua upaya Anda di balik layar yang tak terlihat dan kasih Anda yang tulus kepada mereka, seperti yang tertulis, “Sebab Tuhan adalah saksiku.” Saya bersyukur kepada Tuhan karena telah menjadi saksi atas segala sesuatu yang saya lakukan, dan…
Shin Yu-dong dari Seoul, Korea
Dalam Kasih Ibu
Ayah saya adalah putra tertua. Setelah ibu saya menikah dengan ayah saya, dia merawat mertuanya, saudara laki-laki dan perempuan iparnya, serta kelima anaknya, dan juga melakukan pekerjaannya sebagai petani. Saya pikir dia ditakdirkan untuk banyak bekerja dalam hidupnya. Yang lebih buruk lagi, keluarga saya mengalami kesulitan hidup; kakak perempuan saya menjalani operasi besar dan ayah saya jatuh sakit, sehingga ibu saya bahkan harus bekerja di pabrik. Setiap kali dia pulang larut malam, dia tidak bisa istirahat karena harus melakukan semua pekerjaan rumah. Saat itu, kami tidak memiliki mesin cuci. Jadi masalah terbesarnya adalah mencuci pakaian di musim dingin. Setiap kali pipa air membeku karena cuaca dingin, dia harus merebus air dalam panci dan menggunakannya untuk mencuci. Bukan membantunya tetapi kami…
Kim Sun-ho dari Incheon, Korea
Demi Seorang Teman
Sejumlah siswa sekolah dasar melakukan karyawisata ke sebuah pabrik mobil. Ketika para siswa memasuki pabrik, seorang pria memanggil nama salah satu anak laki-laki sambil melambaikan tangannya. Dia adalah salah satu karyawan di pabrik mobil tersebut. Mendengar bahwa siswa di sekolah anaknya datang ke pabrik untuk melakukan karyawisata, dia keluar untuk menengok anaknya. Akan tetapi, anak laki-laki yang melihat ayahnya hanya bertatap mata dengannya dan berjalan mengikuti guru bersama teman-temannya. Dia merasa aneh melihat reaksi anaknya karena dia mengira anaknya akan berlari ke arahnya dengan gembira sambil berteriak, "Ayah!" “Dia pasti merasa malu karena ayahnya memakai pakaian kerja yang usang ini di hadapan teman-temannya.” Meski pria itu memahami perilaku anaknya, dia tidak bisa menghilangkan kesedihannya. Malam itu, saat pria tersebut masuk…
Kasih Itu Tidak Mudah Marah
Anda mungkin marah ketika situasi tidak berjalan sesuai dengan keinginan Anda: jika Anda terjebak kemacetan saat waktu janji temu sudah dekat, atau jika hujan turun saat Anda memakai sepatu baru. Namun, kemarahan sebagian besar disebabkan oleh hubungan antarmanusia. Saat Anda marah, pembuluh darah Anda membengkak, wajah Anda menjadi ungu karena marah, mata Anda terbuka lebar, pernapasan Anda menjadi lebih cepat, dan tekanan darah Anda meningkat. Anda mungkin dengan mudah melontarkan komentar yang menyakiti hati atau mengabaikan orang lain yang ingin Anda serang. Antusias dengan prasangka Anda, Anda tidak dapat memahami situasinya dan bahkan kemampuan Anda untuk memecahkan masalah menjadi menurun. Kemarahan tidak hanya berbahaya bagi kesehatan Anda secara fisik dan mental, tetapi juga memicu pertengkaran dengan mengganggu orang lain. Jika…
Perjalanan Tengah Malam ke Tempat Kerja
Sebelum fajar menyingsing, polisi yang sedang berpatroli menemukan seorang pemuda berjalan di jalan yang sepi. Polisi tersebut mendekatinya dan bertanya ke mana dia pergi selarut ini. Pemuda itu berkata, “Saya sedang dalam perjalanan ke tempat kerja.” Pemuda yang tinggal di Alabama tersebut adalah Walter Carr. Baru mulai bekerja di kantor jasa pindahan, dia harus pergi ke rumah pelanggan pada pukul delapan pagi. Akan tetapi, mobilnya yang merupakan satu-satunya alat transportasi, baru-baru ini mogok. Tempat tujuannya berada 32 kilometer dari rumahnya. Jika berjalan kaki, perjalanan tersebut memakan waktu tujuh hingga delapan jam. Karena ia tidak ingin merusak kesan pertamanya di tempat kerja, dia berangkat dari rumah di tengah malam dan berjalan di jalan yang remang-remang dengan mengandalkan peta di smartphone. Mendengar…
Ibu dari Enam Anak
Ibuku adalah orang yang sangat baik dan tenang. Dia biasa membacakan buku untukku dengan suara lembut, dan saya sangat menyukainya. Saya dibesarkan seperti seorang putri sampai saya berumur lima tahun, ketika adik perempuan saya lahir. Dia kelihatan seperti laki-laki karena hanya memiliki sedikit rambut dan pipi tembam merah. Karena kakek dan nenek saya sudah tidak sabar menunggu kelahiran cucu mereka, mereka kecewa ketika adik perempuan saya lahir. Setelah ulang tahun pertama adik perempuan saya, perut ibu saya mulai membesar lagi. Ketika ibuku datang ke sebuah acara di taman kanak-kanakku, dengan perut buncit dan wajahnya bengkak, saya merasa sedikit malu padanya. ‘Ibu-ibu lain berpakaian indah...’ Alasan mengapa perut ibuku besar sekali adalah karena dia mengandung anak kembar. Mereka berdua perempuan. Itu…
Eun-jin Jo dari Changwon, Korea
Hasil dari Pikiran yang Positif
Seorang pria yang tidak memiliki bakat bermain bola basket melempar bola ke arah ring. Dia melempar sepuluh kali dan gagal sepenuhnya. Namun, beberapa saat kemudian, ketika dia mencoba lagi, dia memasukkan empat dari sepuluh bola ke dalam ring. Apa yang membuat tingkat keberhasilan tembakannya naik secara tiba-tiba? Sebenarnya, kejadian ini adalah suatu percobaan yang dilakukan untuk mencari tahu kekuatan berpikir positif. Setelah upaya pertama sang penantang, pelaksana acara mengumpulkan beberapa orang, menutup mata sang penantang, mengatakan bahwa dia bisa melakukannya jika dia percaya pada dirinya sendiri, dan kemudian memintanya untuk menembakkan bola. Saat penantang yang matanya ditutup menembakkan bola, orang-orang bersorak dengan antusias seolah-olah dia berhasil memasukkan bola meskipun kenyataannya dia gagal. Dia terus gagal memasukkan bola, tetapi penonton tetap…
Seperti Doa Elia
Setelah saya menerima kebenaran, nilai-nilai dan standar hidup saya berubah. Dengan menjadikan keselamatan jiwaku sebagai tujuan imanku, saya tidak lagi menyibukkan diri memuaskan keinginan duniawi; sebaliknya, saya melakukan segala upaya untuk menjalani kehidupan yang benar sebagai anak Tuhan. Orang-orang di sekitarku merasa frustrasi ketika mereka melihatku menjalani kehidupan yang penuh sukacita dengan harapan akan sorga, karena mereka tidak dapat memahamiku. Setiap kali saya bertemu dengan orang-orang yang memfitnah kebenaran secara membabi buta, saya merasa kesepian dan kesal. Namun setiap kali hal itu terjadi, saya teringat ayat-ayat Alkitab ini. ... tampillah nabi Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa…
Lee Ji-won dari Gimhae, Korea
Anak Putri yang Ditemukan setelah Dua Puluh Empat Tahun
Bulan Januari tahun 1994, Wang Ming-ching dan istrinya yang merupakan penjual buah di Chengdu, Tiongkok, kehilangan putri mereka yang berusia tiga tahun saat memberikan uang kembalian kepada pelanggan mereka. Bahkan setelah dua puluh tahun sejak kejadian itu, Wang Ming-ching tidak mampu menyerah dan mulai bekerja sebagai sopir taksi untuk mencari anaknya. Dia memasang poster foto putrinya di dalam dan di luar taksi, serta menyerahkan kartu namanya kepada para pelanggan, meminta mereka untuk mengabarinya jika menemukan putrinya. Kisah sedihnya tersebar luas melalui TV dan internet. Seorang wanita di Provinsi Jilin mendengar cerita tersebut dan merasa foto dewasanya gadis kecil yang diperkirakan itu mirip dengan dirinya. Karena dia juga diadopsi ketika dia masih kecil, dia menghubunginya untuk memastikan dan melakukan tes genetik…
Antara Tekad dan Tindakan
“Saya tidak akan makan pada malam hari lagi, mulai dari besok.” “Saya akan membaca paling tidak selama satu jam pada setiap harinya mulai dari minggu depan.” “Saya akan mulai berolahraga mulai dari bulan depan.” Terkadang kita membuat resolusi untuk melakukan sesuatu, namun kita tidak segera melakukannya. Pikiran yang merasa malas dan susah melakukan sesuatu secara langsung, tapi akan lebih mudah untuk memulainya kemudian, suka menunda suatu tindakan. Namun, jika Anda menundanya, Anda kemungkinan besar akan menundanya lagi ketika waktu yang telah Anda putuskan untuk melakukannya benar-benar tiba. Lalu, resolusi yang semula Anda buat pun akan menjadi samar. Tidak peduli seberapa bertekadnya Anda, hanya dengan membuat sebuah resolusi tidak akan dapat mengubah apa pun. Agar sebuah resolusi dapat tercapai, Anda perlu…
Kepercayaan diri
Baru-baru ini, saya mendapat pengalaman menarik. Itu tentang gaun yang dijual di luar negeri. Yang menakjubkan adalah pendapat orang berbeda-beda tentang warna gaun itu. Ada perdebatan online mengenai apakah garis-garis gaun itu berwarna putih dan emas atau biru dan hitam. Ketika saya melihat gaun itu di layar, saya bertanya-tanya mengapa ada perdebatan tentang itu, karena bagi saya gaun itu langsung terlihat putih dan emas. Saya menunjukkannya kepada suami saya. Saya yakin dia akan melihatnya sebagai warna putih dan emas seperti saya, namun jawabannya berbeda. “Warnanya biru dan hitam.” Aku tidak bisa mempercayai telingaku. Saya memeriksanya ulang, tetapi menurut saya masih terlihat putih dan emas. Saya pikir ada yang salah dengan mata suami saya, dan suami saya berpikir ada yang salah…
Shin Mi-ae dari Seoul, Korea
Berharap Semua Orang Menyelesaikan Perlombaan Sampai Akhir
Saya menjadi sukarelawan di Festival Olahraga Nasional yang diadakan di Chungju. Peran saya adalah berdiri di pertengahan lintasan setengah maraton, menyemangati para atlet dan mencegah mereka keluar dari jalur. Maraton dimulai dengan sungguh-sungguh dan saya menunggu di tempat yang ditentukan sampai para atlet tiba. Tak lama kemudian, sekelompok atlet lewat di depan saya. Saya bertepuk tangan dan bersorak untuk para pemain. Saya pikir tidak ada lagi atlet yang tertinggal. Namun ternyata mereka adalah atlet kelompok pertama. Para atlet yang melewati saya semuanya kelelahan. Mereka bernafas dengan terengah-engah dan kesakitan, dan kadang-kadang mereka tersandung seolah-olah mereka pingsan kapan saja atau berlari pincang. Mungkin karena sebagian besar peserta atletnya adalah pelajar, saya merasa seperti melihat putra-putri saya. Terlepas dari peringkatnya, semua orang…
Choi Hyeonah dari Chungju, Korea
Meskipun Mengalami Lebih Dari Tujuh Ratus Kegagalan
Pada tahun 1900-an, ada seorang pria yang bermimpi menjadi seorang penulis. Sementara menjalani pekerjaan kantoran, sebagai salesman, dan sebagainya, ia menulis pada saat kapan pun ia memiliki waktu dan mengirimkan tulisannya ke perusahaan penerbitan setiap kali ia sudah menyelesaikannya. Namun, setiap kali ia mengirimkan karyanya, ia ditolak. Total surat penolakan yang ia dapatkan untuk karyanya telah ada lebih dari tujuh ratus surat. Hampir seluruh perusahaan penerbitan sudah pernah menerima karyanya. Karena pada saat itu mereka tidak memiliki komputer untuk menulis dan mengubahnya dengan mudah, pasti sangat sulit untuk menuliskan banyak novel tersebut bahkan bagi seseorang yang berbakat. Namun, seiring ia terus menulis cerita meskipun mengalami kegagalan yang berulang-ulang, karya ke-744-nya diterima oleh sebuah perusahaan penerbitan, dan akhirnya ia dapat mencapai…