Iman dan Kehidupan

Ini membantu jemaat-jemaat yang berharap untuk menjadi keharuman Kristus menjalani kehidupan iman yang benar.

Ketika Seseorang Membutuhkan Penghiburan dan Harapan

“Saran pemerintah untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap pandemi sambil menjalani kehidupan sehari-hari bukan berarti kita kembali ke gaya hidup sebelum COVID-19. Kita mungkin tidak dapat kembali ke gaya hidup yang kita miliki sebelum pandemi.” Apa yang saya dengar di berita membuat saya memikirkan banyak hal. Pembatasan nasional yang dimulai sejak bulan Maret ketika adanya pandemi virus Corona terlihat tidak ada habisnya, dan situasi menjadi sulit bahkan untuk melihat wajah saudara-saudari, apalagi untuk semua orang berkumpul dan beribadah. Sebagai seorang misionaris yang menjalankan kehendak Tuhan, saya memikirkan bagaimana saya harus melaksanakan pekerjaan Injil dalam situasi seperti ini. Tepat pada saat itu, Ibu berkata, “Janganlah kita merasa putus asa di masa-masa sulit ini, tetapi beritakanlah kebenaran keselamatan dan kasih Tuhan kepada anggota…

Gahng Gyeong-hun dari Buenos Aires, Argentina

Tiga Persen Garam yang Akan Memurnikan Dunia

Belum lama ini, kami melakukan pembersihan jalan di Jeonggwan-eup, Gijang, Busan. Hari sebelum kami harus melakukan pembersihan ini, hujan mulai turun pada malam hari, dan itu tidak berhenti sampai pagi berikutnya. Kami khawatir tentang cuaca buruk, tapi untungnya hujan berhenti pada jam 9 pagi dan matahari mulai bersinar. Pembersihan dimulai dan kami dengan senang hati membersihkan sampah yang tersembunyi di antara bangunan dan area yang tidak dapat dijangkau oleh petugas kebersihan dan juga membersihkan gulma yang menutupi pohon dan sampah di saluran pembuangan. Kami bekerja sama dalam pembagian tugas yang sempurna dan menggunakan peralatan di tangan kami seperti kain pel, tong, dan kantong sampah seolah-olah kami adalah satu tubuh. Saya teringat pada sebuah salinan iklan yang mengatakan, “Saya tahu meskipun…

Kim Suk-gyeong dari Busan, Korea

Meletakkan Dasar dengan Kasih untuk Melayani Satu Sama Lain

Setiap saya membaca harum Sion dari para anggota yang berbuah Injil dengan berupaya keras dan sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan, hati saya bergetar karena saya dapat merasakan hati mereka yang membara. Ketika anggota-anggota keluarga yang telah lama tidak membuka pikiran mereka akhirnya datang ke dalam pelukan Tuhan, hal itu bahkan lebih menyentuh. Keinginan saya untuk menuntun banyak orang pada kasih Tuhan tumbuh semakin kuat seiring berjalannya waktu. Suatu hari, saya mengunjungi keluarga suami saya untuk menghadiri sebuah acara keluarga. Saat memikirkan bahwa ini pastilah kesempatan yang diberikan Tuhan, saya menyarankan suami saya agar kami memberitakan kebenaran kepada keluarganya, dan dia pun menyetujuinya dengan rela, sambil berkata, “Ya, itulah yang sedang saya rencanakan untuk lakukan. Mari kita berdoa bersama untuk itu.” Kami…

Go Su-jeong dari Yongin, Korea

Kasih Ibu Itu Istimewa

Beberapa orang mengatakan bahwa hidup kita di bumi ini berdasarkan pada kasih. Faktanya, ketika kamu melihat bagaimana seseorang dilahirkan ke dunia ini dan bertumbuh seiring waktu, hal itu terdengar benar karena kita semua terhubung satu sama lain melalui kasih di saat kita saling memerhatikan dan memberikan bantuan. Kita dapat menemukan berbagai bentuk kasih seperti dalam hubungan asmara, hubungan pertemanan, hubungan orang tua dan anak-anak, dan hubungan antara saudara dan saudari. Selain itu, ada juga orang-orang yang mencintai uang dan harta benda mereka. Lalu, apakah inti dari segala bentuk kasih? Saya sendiri berpikir bahwa kasih muncul dari keinginan yang egois. Saya berpikir, “Jika saya ingin melindungi seseorang, itulah karena saya membutuhkan mereka, dan jika saya ingin bersama seseorang, itulah karena dia…

Bayasakh Oyunbat dari Ulaanbaatar, Mongolia

Efek Medici

Efek Medici menunjukkan kepada fenomena yang memberikan wawasan yang luas dan menghasilkan produktivitas yang besar ketika berbagai bidang bersatu. Ini berarti “1+1>2” bukan “1+1=2.” Itu berasal dari Rumah Medici di Italia. Dari abad ke-14 sampai abad ke-17, keluarga Medici mengumpulkan kekayaan besar melalui perdagangan dan keuangan. Kemudian, keluarga memberikan dukungan kepada budaya dan seni. Seniman, arsitek, dan ilmuwan pada masa itu diundang ke rumah besar Medici dan bekerja dengan bebas tanpa mengkhawatirkan pendapatan mereka (mata pencaharian) mereka, yang menciptakan lingkungan di mana para ahli di berbagai bidang dapat saling meruntuhkan tembok dan memadukan bakat mereka. Seniman terkenal dunia sampai saat ini seperti Leonardo da Vinci, Michelangelo, Botticelli, dan Dante muncul saat ini. Dan Florence, kota kecil tempat tinggal keluarga Medici,…

Jari Terindah di Seluruh Dunia

Ketika saya masih duduk di sekolah dasar, saya telah dibawa ke sebuah rumah sakit yang besar oleh bibi saya. Ketika saya pergi ke sana tanpa tahu alasannya, saya melihat seseorang yang saya kenal dengan memakai baju pasien. Dia adalah ibu saya. Dia senang ketika melihat saya, tetapi segera dia berteriak. “Aduh! Sakit.” Ketika dokter membasahi antiseptik pada tangannya yang dibungkus dengan perban, dia berkata itu sakit tetapi dia segera tersenyum ketika melihat saya. Karena dia tersenyum, saya tidak menganggapnya serius walaupun saya telah melihat ujung-ujung jarinya yang bernoda darah. Ibu meninggalkan rumah sakit setelah satu bulan. Saya dihubungi oleh ibu untuk bertemu di luar dan pulang ke rumah bersama, dan saya bersemangat untuk menunggu ibu di dekat rumah saya. Dia…

Ahn Ji-yeong dari Kaohsiung, Taiwan

Vitamin Rohani

Kejadian ini terjadi saat saya sedang dalam misi penginjilan di Spanyol. Seorang jibsanim datang dari Korea untuk memberitakan Injil selama sebulan. Saya khawatir dia tidak terbiasa dengan keadaan yang asing karena dia tidak pandai berbahasa Spanyol. Namun, tidak seperti yang saya duga, dia memberitakan firman Tuhan sampai larut malam, selalu tersenyum dan tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Saya bertanya-tanya bagaimana jibsanim itu bisa begitu bersemangat untuk memberitakan Injil tanpa kenal lelah, dan saya menanyakan caranya. Kemudian dia membuka Alkitab dan menunjukkan saya ayat ini. Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Yes 40:31 Dia berkata bahwa dia tidak menjadi…

Kim Jin-hui dari Seongnam, Korea

Dua Orang Bodoh

Dua orang laki-laki sedang bekerja di gunung. Satu orang menggali lubang, lalu satu orang lainnya mengisi lubang itu dengan tanah. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain, mereka berulang kali menggali lubang dan menimbunnya. Ada seorang laki-laki yang melihat pekerjaan mereka bertanya kepada mereka, dengan bingung. “Aku sudah lama melihatmu bekerja, tetapi aku tidak mengerti sama sekali. Apa yang sedang kamu lakukan?” Lalu salah satu dari keduanya menjawab, “Kami menanam pohon. Biasanya, kami ada tiga orang laki-laki bekerja bersama; seorang menggali lubang, satu orang meletakkan pohon di dalamnya, dan satu lagi mengisi lubang tersebut. Tetapi orang yang menaruh pohon di lubang tidak datang hari ini. Jadi hanya kami berdua yang bekerja sekarang.” Mendengar itu, laki-laki yang melihatnya itu tidak bisa…

Menuju ke Dunia Injil yang Baru

“Apakah kamu ingin mendengarkan beberapa kata bijak?” Teman saya bertanya kepada saya ketika kami berjalan pulang dari sekolah pada hari terakhir tahun kedua kami di sekolah menengah akhir. Dengan melihat keinginan mereka, saya ingin mendengarkan mereka. Salah satu dari mereka yang tinggal di dekat sekolah, pulang ke rumahnya untuk mengambil Alkitab, lalu mereka menjelaskan kebenaran mengenai Bapa dan Ibu Sorgawi dan peraturan Tuhan. Firman Tuhan itu luar biasa dan pasti. Sore itu juga, saya pulang ke rumah dan menggarisbawahi setiap ayat yang telah diajarkan kepada saya karena tidak ingin melupakan bahkan satu poin pun. Pada hari berikutnya, saya telah dijadwalkan untuk pergi ke kamp pelatihan saat sekolah menengah akhir, jadi saya tidak dapat pergi ke Sion segera. Akan tetapi, firman…

Nathalia Salvatierra-Abuid dari Morgantown, WV, AS

Kenangan Bersama Ibu

Musim dingin lalu, ibu saya datang menemui saya di AS. Saya bertemu dengannya setelah tujuh tahun kemudian. Saya sangat senang melakukan semua bersamanya dari pagi hingga malam. Tiga bulan telah berlalu dengan begitu cepat dan tibalah hari perpisahan kami. Saya merasa ingin menangis di bandara, dan saya hanya melambaikan tangan padanya. Ketika saya kembali ke rumah dan melihat kamar yang kosong tanpa dia, saya menangis. Saya mengingat dia memberi saya air hangat, tomat, pisang, dan telur setiap pagi, dan kami berjalan bersama di sekitar lingkungan untuk berolahraga di malam hari. “Lihatlah tunas-tunas di pohon yang tampaknya seperti masih mati.” “Pembangunan rumah itu hampir selesai.” Bahkan sekarang, saat saya berjalan-jalan, saya bergumam, seolah-olah berbicara dengan ibuku sambil berjalan di sampingnya. Saya…

Lee So-yeong dari Hwaseong, Korea

Kekuatan Syukur

Pada Juni 2018, sebuah makalah yang berjudul “Undervaluing Gratitude” yang diterbitkan sebuah jurnal ilmu sosial di Sage Journals. Psikolog Amit Kumar dan Nicholas Epley, rekan dari penulis makalah ini, meminta para peserta untuk menulis surat ucapan terima kasih kepada teman atau kenalan mereka. Para peserta juga diminta untuk menebak kebahagiaan yang akan dirasakan oleh penerima ketika menerima surat ucapan terima kasih dari mereka. Kebahagiaan yang mereka tebak ada tiga dari lima poin yaitu, lebih banyak orang yang merasa khawatir bahwa penerima surat itu akan merasa canggung dengan surat-surat itu dan mungkin terlihat seperti sombong atau tidak tulus dari pada mereka yang mengharapkan bahwa penerima akan merasa bersyukur. Namun, tingkat kebahagiaan mereka yang menerima surat ucapan terima kasih itu ada empat…

Menemukan Permata Ibu yang Berharga

Mengingat kenangan bahagia memberitakan tentang Ibu Sorgawi di Afrika Selatan melalui tiga kali perjalanan misi jangka pendek, kali ini saya terbang ke Zambia yang terletak di bagian tengah selatan Afrika. Saya transit sebanyak tiga kali dan setelah penerbangan selama 24 jam, saya akhirnya tiba di bandara ibu kota, Lusaka. Bandara tersebut tampak seperti terminal bus di kota kecil di Korea. Tidak ada keamanan bandara dan sinyal di sana juga buruk. Kondisi jalan bahkan lebih buruk. Segera setelah saya keluar dari area bandara, jalan yang tidak beraspal membentang tanpa henti. Melewati jalan berdebu yang panjang, kami tiba di gereja rumah Lusaka. Sama seperti kebanyakan rumah di Zambia dengan tanah yang luas, kebun gereja rumah juga memiliki pohon buah-buahan tropis seperti mangga,…

Hong Jeong-eun dari Seoul, Korea

Makam Kata-kata

Empat atau lima ratus tahun yang lalu di Korea, ada sebuah desa di mana orang-orang dibagi menjadi beberapa kelompok dengan nama keluarga yang sama dan hampir setiap hari saling bertengkar. Pertengkaran muncul sebagian besar karena perkataan kecil dari seseorang. Suatu hari, seorang peziarah lewat dan mendengar cerita itu. Dia merekomendasikan penduduk desa untuk membangun Makam Kata-kata. Itu untuk menulis di atas kertas semua perkataan yang menyebabkan perselisihan seperti kebohongan, kata-kata kasar, dan kata-kata yang menyinggung atau menyakiti orang lain dan menguburnya seperti mengadakan pemakaman. Setelah penduduk desa membuat makam seperti yang dikatakan oleh peziarah itu, perselisihan dan konflik yang disebabkan oleh perkataan menghilang dan desa itu menjadi damai. “Semakin banyak Anda menyaring tepung, semakin halus hasilnya; semakin banyak Anda berbicara,…

Ayah Saya

Hal ini terjadi saat saya berkunjung ke rumah orang tua saya pada liburan pertama setelah pernikahan saya. Saat beristirahat di sebuah ruangan, saya mendengar ayah dan suami saya sedang mengobrol di ruang tamu. Kemudian, suami saya masuk ke ruangan sehingga saya pun bertanya, “Apa yang kamu dan ayah bicarakan?” “Kami membicarakan tentang politik.” “Dia membicarakan tentang politik?” Saya terkejut. Saya pikir dia tidak tertarik pada politik. Pada hari libur nasional berikutnya, ibu dan saya pergi ke sauna sementara ayah dan suami saya tinggal di rumah. Karena ayah biasa menonton TV di ruangannya atau berolahraga pada hari libur, saya pikir mereka akan menghabiskan waktu mereka masing-masing. Tetapi ketika saya kembali ke rumah dalam beberapa jam, terdapat papan catur di atas meja…

Tak Jin-seul dari Anyang, Korea

Menentang Keengganan untuk Gagal

Di antara kegembiraan mendapat uang seratus dolar di jalan dan bersedih karena kehilangannya, perasaan yang mana menurut Anda lebih besar? Orang biasanya memilih yang terakhir. Ini karena mereka lebih merasakan penderitaan kehilangan daripada kegembiraan mendapatkan jumlah uang yang sama. Fenomena psikologis ini, yaitu di mana lebih sensitif terhadap kerugian daripada keuntungan, disebut “Menentang Keengganan untuk Gagal”. Hal yang sama berlaku di golf; penderitaan dari bogey [melakukan satu pukulan lebih dari yang diharapkan] melebihi sensasi birdie [memasukkan bola dalam satu pukulan kurang dari jumlah pukulan yang diharapkan]. Hal ini membuat pemain golf takut gagal dan membuat mereka enggan mencoba lagi. Jika mereka menantang, mereka mungkin melakukannya dengan lebih baik, tetapi mereka kehilangan kesempatan karena bermain secara tradisional. Cara untuk membuat pilihan…

Hadiah Kejutan

Di tempat kerja saya, saya bekerja untuk anak-anak, jadi saya tertarik pada anak-anak. Suatu hari, saya melihat seorang anak yang selalu mengurai rambutnya. Saya ingin dia terlihat cantik, jadi saya mengikat rambutnya ke belakang. Setelah kelas selesai, ibunya datang dan berulang kali mengucapkan terima kasih kepada saya. Saya pikir itu bukan masalah besar karena saya biasa mengikat rambut anak-anak ke belakang, namun melihat ibunya sangat senang dengan bantuan saya, saya merasa seolah-olah saya menerima hadiah kejutan. Saya teringat sebuah ayat Alkitab yang saya baca sebelumnya. “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya.” Mrk 9:41 Ada tertulis bahwa barangsiapa memberikan secangkir air kepada pengikut Kristus, ia tidak…

Sim Hyeon-ji dari Guri, Korea

Anak Laki-laki yang Mirip Ayah

“Putramu sangat mirip denganmu.” Ketika ayah saya mendengar seseorang mengatakan itu, dia tersenyum lebar. Kadang-kadang saya bertanya-tanya apakah dia tersenyum begitu lebar merupakan suatu hal yang menggembirakan baginya. Faktanya, ketika saya masih kecil, saya berkali-kali mendengar bahwa saya adalah gambaran ibu saya, dan saya hanya berpikir bahwa saya mirip dengannya. Lalu suatu hari, seseorang berkata kepada ayahku bahwa saya mirip dengannya. Dia membual tentang hal itu kepada ibuku begitu dia pulang. Sejak itu, saya mulai lebih sering mendengar bahwa saya mirip ayahku, dan saya sering ditanya, “Kamu mirip dia. Apakah dia ayahmu?” Ayah saya senang karena saya mirip dengan kepribadiannya dan memiliki selera makanan yang sama dengannya. Dia berkata, “Kenapa kamu mirip denganku meski dalam kebiasaan buruk?” Mengatakan itu, dia…

Kim Seung-hyeok dari Madrid, Spanyol

Ilmuwan yang Menyukai Jagung

Ilmuwan Amerika Barbara McClintock (1902-1992) mempertanyakan mengapa jagung memiliki beberapa warna biji dan mereka mengubah posisinya di jagung yang berbeda. Dalam penelitiannya, ia menemukan Jumping Genes (DNA yang memiliki kemampuan untuk berpindah-pindah), yang berpindah dari satu bagian kromosom ke bagian lainnya. Karena itu, adalah teori yang bertentangan dengan anggapan para ilmuwan pada waktu itu bahwa bagian genom tidak bergerak, studinya disusutkan pada masa itu. Belakangan, bagaimanapun, penelitiannya diakui dan akhirnya dia menerima Hadiah Nobel untuk Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1983. McClintock hidup melajang sepanjang hidupnya, mengabdikan dirinya dalam penelitiannya tentang jagung. Dia tidak meneliti jagung dengan cara yang rasional dan objektif, menganggapnya sebagai objek penelitiannya, tetapi mencoba untuk dekat secara emosional melalui hubungan baik. Dia menanam benih dan mengamati…

Kata-kata yang Sebaiknya Langsung Diucapkan kepada Keluarga

“Terima kasih” membuat pendengar tersenyum. “Apakah kamu memerlukan bantuan?” membuat pendengar merasa terhibur. “Pekerjaan yang sangat baik!” meringankan beban di pundak pendengar. “Selamat pagi” membuat pendengar memulai hari dengan lebih bertenaga. “Apakah kamu sudah makan?” menunjukkan kasih dan perhatianmu kepada pendengar. “Kamu sudah melakukannya dengan baik!” menguatkan dan menyemangati pendengar. “Terima kasih karena kamu” membuat kalian semua menjadi satu pikiran. “Selamat bermimpi indah!” membuat pendengar tidur dengan nyaman. “Ini bukanlah kesalahan kamu” mengurangi kesedihan pendengar. “Terima kasih atas kerja kerasmu” mengakui usaha dan kerja keras pendengar. “Maafkan saya” menenangkan kemarahan pendengar. “Saya mempercayaimu” membuat pendengar melakukan yang terbaik. “Jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja!” meringankan beban pikiran pendengar. “Kamu adalah yang terbaik” meningkatkan harga diri pendengar. “Saya akan berdoa untukmu”…

Berikan Segelas Air dengan Kasih

Air memiliki peranan besar bagi kesehatan sampai-sampai ada yang mengatakan, “Jika kamu cukup minum air, kamu dapat memiliki kesehatan yang baik dan umur yang panjang.” Air mengeluarkan racun dari dalam tubuh, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan metabolisme. Selain itu, air memainkan berbagai peranan seperti meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki kondisi kulit. Institut Riset Kanker Amerika melaporkan bahwa orang yang minum lebih dari empat gelas per hari memiliki lima puluh persen atau kurangnya resiko kanker kolorektal dan sisitis daripada mereka yang minum kurang dari dua gelas per hari. Jika Anda tidak minum cukup air, zat sisa akan menumpuk di dalam sel Anda dan Anda akan mudah merasa lelah. Bulan ini, berikanlah keluarga Anda segelas air dengan ketulusan. Air yang penuh dengan…